Jumat, 23 Februari 2024

20 Ribu Jemaah Haji Sudah Diterbangkan, 21 Orang Dirawat di Madinah

Ali Muntoha
Sabtu, 27 Mei 2023 16:28:58
Foto: Jemaah Kloter JKG 01 tiba di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz Madinah, Rabu (24/5/2023) (kemenag/MCH 2023)
Murianews, Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) menyebut jumlah jemaah haji yang diterbangkan ke Tanah Suci sudah sebanyak 20.455 jemaah. Jumkah itu merupakan hasil pencatatan dari Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat). Puluhan tibu jemaah haji itu diterbangkan dalam 53 kloter dari berbagai daerah di Indonesia. ”Jumlah tersebut, khusus jemaah. Tidak termasuk petugas kloter yang menyertai. Para jemaah ini mendarat di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah," kata Kepala Biro Perencanaan Kementerian Agama Ramadhan Harisman, Sabtu (27/5/2023) dikutip dari laman resmi Kemenag. Ia menyatakan, para jemaah haji akan berada di Madinah selama sembilan hari.  Hingga saat ini ada 21 jemaah di Madinah yang sedang dirawat di rumah sakit. ”Sebanyak 13 jemaah dirawat di KKHI Madinah, delapan jemaah dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi di Madinah," jelas Ramadhan. Baca: Sarung Koper Jemaah Haji Model dan Warnanya Sama, Ini Tips agar Tidak Tertukar Catatan Kemenag ada satu jemaah haji yang meninggal dunia yakni Suprapto Tarlim Kerto Wijoyo, dari Demak, Jawa Tengah. Ia meninggal pada 25 Mei 2023 di Madinah. Pihaknya mengimbau agar para jemaah haji yang berada di Tanah Suci untuk menjaga kondisi fisik dan kesehatan. Terutama bagi lansia, karena saat ini di Madinah cuacanya sangat panas. ”Bagi jemaah lansia jangan memaksakan diri, jika kondisi fisiknya tidak memungkinkan ikut salat berjemaah di Masjid Nabawi. Jemaah juga bisa menunaikan salat di hotel, untuk menghindari kelelahan," ujarnya. Baca: Mbah Harun, Jemaah Haji Tertua Berusia 119 Tahun asal Madura Tiba di Madinah Bila ingin melakukan ibadah di luar pemondokan atau melakukan ziarah di Madinah, pihaknya mengimbau jemaah untuk menggunakan alat pelindung diri. ”Mengingat cuaca dan terik matahari, pastikan saat ziarah untuk membawa alat pelindung diri seperti payung, topi agar tidak terpapar panas langsung, dan selalu membawa air yang cukup agar terhindar dari dehidrasi," imbuhnya. Baca: Satu Jemaah Haji Asal Demak Meninggal di Tanah Suci Saat meninggalkan hotel, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) mengimbau jemaah agar memastikan kamarnya terkunci dan menitipkan kunci kamar ke resepsionis hotel. ”Bawa uang secukupnya dan jangan memakai perhiasan mencolok. Bila akan belanja, jangan berlebihan, karena masa tinggal jemaah di Tanah Suci masih lama," pungkasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkini