Jumat, 23 Februari 2024

Polisi Tangani Kasus Penganiayaan Wartawan di Acara GMPG

Ali Muntoha
Kamis, 27 Juli 2023 13:56:00
Ilustrasi: Jurnalis tengah meliput. (Freepik)

Murianews, Jakarta – Kasus penganiayaan wartawan saat meliput acacara Generasi Muda Partai Golkar (GMPG) kini ditangani Polda Metro Jaya. Polisi sudah menerima laporan kekerasan terhadap sejumlah jurnalis itu.

Laporan dibuat atas nama Janivan Prapta, kameramen salah satu stasiun TV swasta yang menjadi korban.

Dikutip dari Sindonews.com Laporan penganiayaan wartawan itu teregister dengan nomor LP/B/4348/VII/2023/SPKT tertanggal 26 Juli 2023.

Kabid Humas Polda Metro Jaye Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko membenarkan polisi telah menerima laporan tersebut.

Saat ini menurutnya, polisi tengah medalami laporan kasus penganiayaan wartawan tersebut. Menurutnya, sudah memenuhi unsur, tidak menutup kemungkinan dilakukan penyelidikan.

Pelapor, Janivan mengatakan, ia mengalami kasus kekerasan saat meliput acara GMPG di Restoran Pulau Dua, Senayan, Jakarta, Rabu (26/7/2023). Ia mengatakan, saat itu ada kelompok massa yang datang dan meminta acara GMPG dibubarkan.

Saat itu, massa melakukan aksi intimidasi dan ancaman kepada wartawan yang meliput. ”Mereka melakukan intimidasi. Pokoknya setiap wartawan yang megang kamera atau handphone, mereka langsung nyamperin, langsung bilang matiin," ujarnya.

AJI Jakarta dan LBH Pers juga mendesak aparat penegak hukum segera memproses dan mengusut tuntas kasus kekerasan terhadap jurnalis tersebut.

Ketua AJI Jakarta Afwan Purwanto dalam keterangannya mengatakan, AJI Jakarta dan LBH Pers mengecam keras aksi kekerasan dan upaya penghalangan kerja jurnalis yang dilakukan sekelompok orang yang mengatasnamakan organisasi sayap partai Golkar.

Kekerasan dan intimidasi terhadap jurnalis saat meliput peristiwa kerusuhan bisa dikategorikan sebagai sensor terhadap produk jurnalistik.

Komentar