Senin, 4 Maret 2024

Panglima TNI Kerahkan Kapal Perang Amankan KTT ASEAN

Ali Muntoha
Selasa, 5 September 2023 12:29:00
Simulasi evakuasi VVIP yang dilakukan Satgala menggunakan kapal perang untuk KTT ASEAN di Jakarta. (Istimewa/Puspen TNI)

Murianews, Jakarta – Panglima TNI Laksmana TNI Yido Margono mengerahkan kapal perang milik TNI AL untuk mengamankan KTT ASEAN di Jakarta 5-7 September 2023. Kapal perang yang dikerahkan merupakan kapal perang berteknologi canggih.

Dalam keterangan pers Puspen TNI, Selasa (5/9/2023) kapal yang dikerahkan untuk pengamanan KTT ASEAN di antaranya Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) John Lie -358 ( JOL), KRI Sultan Iskandar Muda-367 (SIM), KRI Barakuda -814 ( BKD), KRI Kerambit - 627 (KRB), KRI Wiratno- 379 (WIR), dan KRI dr Rajiman Widyodiningrat-992 (RJW).

Selain itu TNI juga mengerahkan dua unit heli serang jenis panther dan dua Sea Rider yang diawaki prajurit Kopaska.

Kapal perang yang tergabung dalam Satuan Tugas Laut (Satgasla) ini disiagakan di perairan sektor Jakarta-Banten, untuk mengamankan para kepala negara yang mengikuti KTT ASEAN di Jakarta.

Selain itu, sebanyak 919 personel TNI AL yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Laut VVIP melaksanakan pengamanan terhadap presiden, wapres dan tamu negara setingkat kepala negara/kepala pemerintahan di Jakarta dalam.

Khusus untuk KRI dr Rajiman Widyodiningrat-992 merupakan kapala TNI AL yang sanggup menangani emergensi medis. Kapal ini merupakan kapal bantu rumah sakit, setara Rumah Sakit Tipe B, dengan peralatan medis yang memadai.

”Kapal ini dapat menangani jika ada peserta KTT atau personel pengamanan yang sakit atau memerlukan penanganan medis,” tulis keterangan pers tersebut.

Personel yang ditugaskan dalam Satgasla ini juga akan menutup peluang penyusupan ancaman keamanan yang datang dari dan lewat laut. Oleh karenanya, TNI juga mengerahkan heli serang jenis Panther untuk menangani evakuasi udara.

Senin (4/9/2023) Satgasla telah melakukan simulasi evakuasi VVIP di Jakarta Internasional Container Terminal (JICT), Tanjung Priuk, Jakarta Utara.

Komentar