Rabu, 21 Februari 2024

Polri Petakan TPS Rawan di Pemilu 2024 dalam Tiga Kategori

Ali Muntoha
Selasa, 26 September 2023 06:27:00
Simulasi personel Polres Jepara menangani kerusuhan saat Pemilu 2024. (Murianews/Faqih Mansyur Hidayat)

Murianews, Jakarta – Polri memetakan pengamanan di tempat pemungutan suara (TPS) dalam Pemilu 2024 menjadi tiga kategori. Penyebaran personel keamanan di tiap TPS akan disesuaikan dengan tingkat kerawanan.

Tiga kategori yang dipetakan Mabes Polri takni TPS kurang rawan, TPS rawan, dan TPS sangat rawan. Di TPS dengan kategori terakhir, pengamanan akan dilakukan secara berlapis.

”Pola pengamanan TPS akan dibagi menjadi tiga kategori disesuaikan dengan tingkat kerawanan,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan dikutip Murianews.com dari Humas Polri pada Selasa (26/9/2023).

Dalam pengamanan tahapan Pemilu 2024 ini Polri menggelar Operasi Mantap Brata 2023-2024 yang digelar mulai 14 September 2023. Brigjen Pol. Ahmad Ramadhan mengatakan, operasi ini mengedepankan kegiatan preemtif, preventif, dengan didukung kegiatan penegakan hukum, humas, dan banops.

”Pola operasi pemeliharaan keamanan yang mengedepankan kegiatan preemtif, preventif, dengan didukung kegiatan penegakan hukum, humas, dan banops. Sehingga terwujud situasi kamtibmas yang kondusif diseluruh wilayah kesatuan republik indonesia,” ujarnya.

Operasi Mantap Brata 2023-2024 untuk pengamanan Pemilu 2024 dipimpin Kabaharkam Polri Komjen Pol Mohammad Fadil Imran selaku kaops dan dibantu Dankor Brimob Polri Komjen Pol Anang Revandoko selaku wakaops.

Dalam operasi pengamanan Pemilu 2024 ini, ada sejumlah satgas yang disiagakan. Di tingkat Mabes Polri ada sembilan satgas, di tingkat Polda tujuh satgas, dan di tingkat Polres ada enam satgas.

”Satgas operasi pusat terdiri dari satgas preemtif, satgas preventif, satgas tindak, satgas penegakan hukum, dan satgas pengamanan calon presiden dan calon wakil presiden,” ujar dia.

Satgas berikutnya, yakni satgas antiteror, satgas pengamanan tempat pemungutan suara (TPS) luar negeri, serta satgas hubungan masyarakat. Terakhir ialah satgas bantuan operasi.

Mabes Polri sendiri menerjunkan 2.130 personel. Jumlah ini belum termasuk di jajaran Polda dan Polres yang jumlahnya lebih besar.

Komentar