Jumat, 23 Februari 2024

12 Haji Meninggal di Pesawat, Dicairkan Asuransi Rp 125 Juta

Ali Muntoha
Rabu, 8 November 2023 10:08:00
Ilustrasi: Jemaah haji tengah melakukan ibadah di sekitar kabah. (Kemenag)

Murianews, Jakarta – Selama pelaksanaan haji tahun 2023, sebanyak 12 jemaah haji asal Indonesia meninggal dunia di dalam pesawat terbang. Kementerian Agama (Kemenag) pun mencairkan asuransi ekstra cover bagi ahli warisnya sebesar Rp 125 juta.

Asuransi ini di luar dari asuransi reguler. Sehingga selain mendapat asuransi ekstra cover sebesar Rp 135 juta, haji yang meninggal di pesawat itu juga mendapat asuransi haji reguler sebesar biaya perjalanan ibadah haji (BIPIH).

Direktur Layanan Haji Dalam Negeri Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Saiful Mujab mengatakan, dari 12 jemaah haji yang meninggal di pesawat, asuransi ekstra cover telah cair untuk enam ahli waris.

”Asuransi ektra cover secara bertahap sudah kami serahkan ke jemaah haji yang wafat di pesawat. Dari 12 jemaah, sudah kami distribusikan untuk enam jemaah,” katanya dikutip Murianews.com dari laman Kemenag pada Rabu (8/11/2023).

Dari enam itu, dua orang di antaranya berasal dari Jawa Tengah, tiga jemaah dari Jawa Barat, dan satu jemaah dari Sulawesi Selatan.

Penyerahan asuransi untuk jemaah haji asal Sulawesi Selatan yang meninggal di pesawat itu dilakukan pada Selasa (7/11/2023) di Makassar. Jemaah haji yang meninggal di pesawat itu yakni H Dalle Landaso Cadong.

Ia meninggal dunia di pesawa dalam penerbangan saat kepulangan dari Tanah Suci ke Tanah Air. Almarhum tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 38 Embarkasi Makassar (UPG 38).

”Asuransi ini diberikan selain dari asuransi jemaah haji reguler yang diberikan sebesar Bipih Embarkasi Makassar. Sehingga jemaah wafat tersebut mendapatkan dua asuransi,” sambungnya.

Ekstra cover asuransi juga telah diserahkan kepada lima keluarga jemaah haji yang wafat di pesawat. Yakni atas nama almarhum Sholeh bin Ahmadi Jamhuri (kloter SOC 56) dan Fatimah binti Muh Kamil (kloter SOC 18).

Asuransi esktra cover ini diserahkan di Asrama Haji Manyaran, Jawa Tengah, 2 November 2023.

Selang sehari, pada 3 November 2023, telah diserahkan juga asuransi ekstra cover oleh Saudia Airlines bagi jemaah wafat di pesawat atas nama Kamisah binti Mukhtar Darmin (kloter 8 Embarkasi Kertajati atau KJT 08), Suhani binti Hajata (kloter 56 Embarkasi Jakarta-Bekasi atau JKS 56), dan Ahmad bin Matasim (kloter 57 Embarkasi Jakarta – Bekasi atau JKS 57).

Penyerahan dilakukan di Aula kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat, dihadiri Sekretaris Ditjen PHU Abdullah, Kakanwil Kemenag Jabar Ajam Mustajam, dan pihak Saudia Airlines.

”Jadi, dari 12 jemaah yang wafat di pesawat tahun 1444 H/2023 M, asuransi ekstra cover sudah diserahkan kepada ahli waris enam jemaah. Masih ada enam jemaah yang belum diserahkan asuransi ekstra covernya. Mereka berasal dari Provinsi DKI Jakarta, Banten, dan Bangka Belitung,” tandasnya.

 

Komentar