Rabu, 21 Februari 2024

TNI AL Diperkuat Dua Kapal Perang Buatan Dalam Negeri

Ali Muntoha
Rabu, 6 Desember 2023 22:28:00
Peluncuran dua kapal perang TNI AL KAL 28 M di galangan kapal PT Citra Shipyard Batam. (Istimewa/TNI)

Murianews, Jakarta – TNI Angkatan Laut (TNI AL) mendapat tambahan kekuatan persenjataan baru, berupa dua unit kapal perang. Kapal perang terbaru milik TNI ini dibangun di dalam negeri oleh PT Citra Shipyard di Batam.

Dua kapal perang terbaru milik TNI AL itu yakni Kapal Angkatan Laut (KAL) 28 M. Dua kapal perang itu diberi nama KAL Sembulungan II-5-42 dan KAL Hinako I-2-19.

Nama Sembulungan diambil dari nama pantai yang ada di Banyuwangi, Jawa Timur. Sedangkan nama Hinako diambil dari salah satu pulau yang ada di Nias, Sumatera Utara.

Peluncuran dua kapal perang itu dilakukan oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali di galangan kapal PT Citra Shipyard, Batam, Senin (4/12/2023).

Kapal perang TNI AL KAL 28 M ini akan ditempatkan di Lanal Banyuwangi dan Lanal Nias Padang. Dua kapal ini akan bertugas sebagai kapal patroli yang dilengkapi dengan senjata yang mumpuni.

Dikutip Murianews.com dari laman resmi TNI pada Rabu (6/12/2023) pembangunan kapal ini dilakukan 16 bulan terhitung sejak ditandatanginya kontrak pada tanggal 27 September 2022.

Pembangunan kapal perang buatan dalam negeri ini dilatarbelakangi oleh luasnya wilayah perairan Indonesia, sehingga perlunya unsur bantuan kapal patroli untuk memperkuat dan membantu peran patroli dari unsur KRI dijajaran TNI AL.

Kasal mengatakan, bahwa kapal ini dibuat untuk kepentingan patroli di Lanal sebagai patroli keamanan wilayah laut.

”Harapannya, sebisa mungkin seluruh KAL itu dibangun oleh galangan di dalam negeri, di mana perairan Indonesia adalah perairan kepulauan sehingga justru kapal-kapal inilah yang dibutuhkan di perairan-perairan sempit," ujarnya.

Kasal menambahkan bahwa keunggulan dari kapal ini yaitu dibuat dengan bahan alumunium, memiliki kecepatan yang lebih baik dari kapal sebelumnya. Serta memiliki persenjataan dan peralatan navigasi yang lebih modern.

Dalam beberapa kesempatan Kasal menyampaikan jika TNI AL akan meningkatkan penggunaan produk dalam negeri dan mengurangi impor. Langkah ini diambil untuk meningkatkan perekonomian, sekaligus sebagai wujud kemandirian bangsa dalam pemenuhan Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista).

Kapal Angkatan Laut 28 Meter atau yang lebih dikenal dengan sebutan KAL 28 M merupakan salah satu jenis kapal perang hasil karya putra putri bangsa.

Kapal perang tersebut memiliki spesifikasi teknis yaitu panjang 28,98 meter, lebar 6,20 Meter, draught 1,40 Meter.

Kapal perang ini mampu melaju dengan kecepatan maksimum 28 Knots, dan kecepatan jelajah 18 Knots, kecepatan ekonomis 13,5 Knots, endurance 3-4 hari. Kapal ini mampu membawa 15 personel dan menggunakan mesin pokok 2 unit MAN V12-1900 Marine Engine Diesel dan diesel generator 2x Perkins 63 KVA.

Kapal perang KAL 28 M ini diperkuat dengan satu unit meriam 20 mm dan dua unit meriam 12,7 mm. Kapal ini  mampu beroperasi di berbagai medan dan cuaca.

Dengan kecepatan 28 knots dan kelincahan yang dimiliki KAL 28 M ini mampu memenuhi berbagai misi operasi baik infiltrasi, eksfiltrasi maupun misi SAR dengan sangat baik.

Komentar