Jumat, 23 Februari 2024

Pertamina Sidak Pangkalan Gas Elpiji di Kudus, Tak Ada Kelangkaan

Anggara Jiwandhana
Jumat, 28 Juli 2023 15:00:00
Tabung gas elpiji di Kudus saat diturunkan oleh warga (Murianews/Anggara Jiwandhana)

Murianews, Kudus – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pangkalan gas elpiji tiga kilogram di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, baru-baru ini. Mereka pun memastikan tidak ada kelangkaan gas elpiji bersubsidi di Kota Kretek.

Senior Supervisor Comunication and Relation PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Mathia Mulia Asri mengungkapkan, dari hasil pengamatan di lapangan belum ada pangkalan yang kekurangan pasokan tabung gas.

Meski demikian pihaknya mengakui memang ada peningkatan konsumsi gas elpiji tiga kilo sebesar 4,8 persen di bulan Juli ini.

”Ada peningkatan konsumsi 4,8 persen, tapi angka ini masih di bawah peningkatan konsumsi di wilayah lain dan juga ketersediaan pasokan masih aman,” ucapnya pada Murianews.com, Jumat (28/7/2023).

Pertamina, sambung Muthia, saat ini juga masih melakukan pemantauan di wilayah-wilayah di Jateng dan DIY. Hal tersebut guna memastikan pasokan elpiji tiga kilo berjalan dengan lancar.

”Harga dan suplai elpiji tiga kilo subsidi akan kami jamin stoknya di jalur resmi kami yaitu pangkalan dan SPBU yang juga menjadi pangkalan, bila konsumen dan masyarakat menemui ketidaksesuaian ini  dapat melaporkan ke 135,” ujarnya.

Pertamina juga mencatat transaksi pembelian gas elpiji tiga kilo dengan menggunakan KTP terdaftar di Kabupaten Kudus sudah mencapai 70 persen.

Selebihnya, Pertamina masih melakukan pendataan dan pembaharuan data agar pembelian gas elpiji bersubsidi tersebut bisa tepat sasaran.

Ini sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 104 Tahun 2007 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga LPG tabung 3Kg.

Selain itu juga terdapat Surat Keputusan Menteri ESDM Nomor  37.K/MG.01/MEM.M/2023 tentang Petunjuk Teknis Pendistribusian Isi Ulang LPG Tertentu Tepat Sasaran.

”Kami mengimbau untuk transaksi pembelian elpiji tiga kilo di pangkalan menggunakan NIK untuk membantu pendataan pengguna pada microsite kami dan memudahkan pemerintah menelusuri siapa saja pengguna barang yang telah disubisidi negara,” tandasnya.

 

Editor: Cholis Anwar

Komentar