Jumat, 23 Februari 2024

48 Perpustakaan di Kudus Terakreditasi di Perpusnas

Anggara Jiwandhana
Jumat, 8 September 2023 14:01:00
Kadinas Arpusda Kudus Samani Intakoris (Murianews/Anggara Jiwandhana)

Murianews, Kudus – Sebanyak 48 perpustakaan di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah (Jateng), telah terverifikasi di perpustakaan nasional (Perpusnas). Mayoritasnya pun mendapat nilai akreditasi A atau sangat baik.

Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) Kudus Samani Intakoris mengatakan, kemajuan perpustakaan di Kudus baik di tingkat sekolah maupun desa cukup berkembang dari waktu ke waktu. Pembenahan dan penyempurnaan selalu dilakukan untuk mengejar peningkatan literasi.

”Ini sebuah hal baik, penguatan dan peningkatan literasi memang harus dilakukan di tiap lini agar hasilnya bisa maksimal,” kata Samani, Jumat (8/9/2023).

Pada tahun ini sendiri, sambung dia, ada sebanyak sepuluh sekolah di Kabupaten Kudus yang akan diajukan akreditasinya ke Perpusnas. Karena itu, pihaknya pun terus melakukan monitoring dan mentoring pada sekolah-sekolah yang akan diajukan akreditasinya.

”Karena kami merupakan Pembina dari semua perpustakaan di Kudus, tentu ini jadi kewajiban kami mengakreditasikan perpustakaan-perpustakaan yang representatif dan ideal di Kudus kepada Perpusnas,” tuturnya.

Ada sembilan komponen penilaian yang akan dinilai. Di antaranya adalah koleksi, sarana prasarana, inovasi, tenaga pustaka hinggga pelayanannya.

”Banyak dari perpustakaan di Kudus yang masuk kriterianya. Tiap tahunnya, kami mengajukan sepuluh perpustakaan terbaik untuk diakreditasi, tentunya ini juga sebagai ikhtiar kami untuk meningkatkan minat baca melalui pembibingan penyiapan sarana-prasarana yang memadai,” ungkapnya.

Dinas Arpusda Kudus, saat ini tengah menjalankan sejumlah program peningkatan literasi untuk masyarakat Kudus. Seperti gerakan back to book hingga Hinterland literasi.

Gerakan back to book dilakukan dengan cara menonaktifkan telepon pintar alias gadget-nya kurang lebih selama 30 menit. Mereka, kemudian diajak untuk membaca buku-buku bacaan konvensional beranekaragam tema.

Sementara untuk program hinterland literasi, Dinas Arpusda mendistribusikan buku-buku bacaan ke wilayah pinggiran di Kota Kretek.

 

Editor: Cholis Anwar

Komentar