Rabu, 21 Februari 2024

Kudus Ditawari Beras Cadangan Pangan untuk Korban Kekeringan

Anggara Jiwandhana
Senin, 25 September 2023 15:41:00
Penyaluran bantuan beras cadangan pemerintah di Kudus beberapa waktu lalu (Murianews/Anggara Jiwandhana)

Murianews, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) mendapat tawaran pemanfaatan beras cadangan pangan pemerintah untuk warga terdampak atau korban kekeringan.

Tawaran tersebut diberikan langsung oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah melalui Dinas Ketahanan Pangan.

Saat ini, Pemprov Jateng sendiri tengah menyiapkan setidaknya seratus ton untuk cadangan pangan kebencanaan.

”Di Kabupaten Kudus ini kan juga terdampak kekeringan ya, meskipun statusnya sepertinya masih siaga, tapi sudah bisa memanfaatkan asalkan sudah ada SK Tanggap Darurat kekeringannya,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah Dyah Lukisari, Senin (25/9/2023).

Jika berkenan, lanjutnya, Pemkab Kudus bisa menyiapkan nama penerima manfaatnya dan diajukan ke Pemprov. Setelah daftar tersebut diterima, beras cadangan tersebut bisa dibagikan kepada masyarakat penerima.

”Ini juga sebagai salah satu upaya pendistribusian beras guna menyetabilkan harga pangan disamping adanya gerakan pangan murah,” tandasnya.

Menanggapi hal tersebut Penjabat (Pj) Bupati Kudus Bergas Catursasi Penanggungan mengatakan perlu pembahasan yang lebih matang lagi untuk memakai beras cadangan tersebut bagi warga terdampak kekeringan dalam waktu dekat ini.

Apalagi, menurut prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hujan baru akan turun Bulan November itupun dengan intensitas yang ringan.

”Tentunya itu bisa dimanfaatkan, namun jangan sampai salah sasaran. Karena masih ada bencana banjir juga nanti yang tentunya harus ikut dimitigasi,” katanya.

Meski demikian, Bergas akan menginstruksikan Dinas Sosial untuk melakukan pendataan terkait berapa warga yang memang membutuhkan bantuan beras akiat bencana kekeringan ini.

Editor: Supriyadi

Penyaluran bantuan beras cadangan pemerintah di Kudus beberapa waktu lalu (Murianews/Anggara Jiwandhana)

 

Komentar