Kamis, 29 Februari 2024

Alokasi Gas Elpiji Bersubsidi di Kudus Diusulkan Naik 10 Persen

Anggara Jiwandhana
Selasa, 3 Oktober 2023 13:24:00
Petugas saat menurunkan elpiji melon di Kudus (Murianews/Anggara Jiwandhana)

Murianews, Kudus – Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mengusulkan kenaikan alokasi gas elpiji bersubsidi untuk Kabupaten Kudus sebesar 10 persen dari alokasi di tahun ini.

Penghitungan tersebut di antaranya berdasarkan jumlah penduduk hingga jumlah pelaku UMKM yang ada di Kudus. Sementara untuk alokasi tahun ini adalah sebesar 9,34 juta tabung.

Kepala Bidang Fasilitasi Perdagangan, Promosi dan Perlindungan Konsumen Dinas Perdagangan Kudus, Minan Mochamad mengatakan hal tersebut, Selasa (3/10/2023). Pihak dinas, kini menunggu hasil resmi Pertamina terkait usulan tersebut.

”Ini masih sebatas usulan, jadi kami masih belum tahu diterima atau tidak,” kata dia.

Minan mengatakan, Pertamina pasti telah mempertimbangkan banyak aspek terkait jumlah alokasi yang akan diterima.

Mulai dari jumlah penduduk hingga tingkat kemiskinan. Selain itu, pendataan yang kini tengah dilaksanakan juga menjadi pertimbangan untuk penentuan alokasi tahun depan.

”Sehingga kami nanti ikut saja, kami sudah mengajukan tambahan alokasi, harapannya tentu bisa ditindaklanjuti,” tuturnya.

Dinas Perdagangan,sambung dia, saat ini juga ikut menyukseskan program subsidi tepat. Mereka telah mengeluarkan surat edaran kepada para agen elpiji di Kudus. Di mana isinya adalah untuk menginstruksikan para pangkalan agar memprioritaskan pembelian gas elpiji subsidi tiga kilo bagi warga kurang mampu.

Selain itu, baik agen maupun pangkalan juga diminta untuk tidak menjual gas elpiji di atas harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan. Sehingga masyarakat kurang mampu tetap bisa menjangkau komoditas bersubsidi itu.

”Pangkalan harus memprioritaskan konsumen rumah tangga, utamanya dari keluarga tidak mampu sesuai tulisan yang tertera di tabungnya yakni hanya untuk masyarakat miskin, serta juga tidak boleh menjual di atas HET,” pungkasnya.

Editor: Supriyadi

Komentar