Jumat, 23 Februari 2024

Mahalnya Biaya Pendidikan Sumbang Inflasi di Kudus

Anggara Jiwandhana
Kamis, 2 November 2023 13:17:00
Ilustrasi Inflasi (Freepik)

Murianews, Kudus – Kabupaten Kudus, Jawa Tengah (Jateng), mengalami inflasi sebesar 0,27 persen pada Oktober 2023 kemarin. Ada lima komoditas utama yang menjadi penyebab terjadinya inflasi tersebut, salah satunya adalah uang pendidikan jenjang kuliah yang menyumbang andil sebesar 0,11 persen.

Sementara penyumbang inflasi terbesar selanjutnya adalah komoditas bensin sebesar 0,09 persen, beras 0,07 persen, gula pasir 0,02 persen dan cabai rawit 0,02 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Eko Suharto menyampaikan, inflasi Kabupaten Kudus pada bulan ini cukup tinggi dibanding daerah pembanding lain.

Seperti Kota Surakarta yang nilai inflasinya hanya di 0,16 persen, kemudian Kota Semarang yang inflasinya ada di 0,17 persen. Inflasi Kudus juga di atas  provinsi Jateng yang hanya di 0,18 persen dan nasional yang hanya mencapai 0,17 persen saja.

”Kami masih mencatat pergerakan inflasi yang masih normal di sini, karena sekalipun ada komoditas penunjang inflasi utama, tapi juga ada inflasi yang menahan inflasinya tidak naik tinggi,” katanya Kamis (2/11/2023)

Adapun komoditas tersebut, lanjut dia, adalah beras, tomat, jeruk, bawang merah, dan cabai rawit.

Sementara jika dilihat dari inflasi tahun kalender atau bulan Januari 2023 hingga Oktober 2023, inflasi Kabupaten Kudus kini berada di angka 2,31 persen. Jumlah tersebut masih sangat aman dari ambang batas ketetapan pemerintah terkait inflasi.

”Jadi tidak terlalu masalah karena memang ada sejumlah hal yang mempengaruhi inflasi Kudus di bulan ini,” pungkasnya.

 

Editor: Cholis Anwar

Komentar