Rabu, 21 Februari 2024

Serikat Pekerja Kudus Usulkan UMK 2024 Rp2,6 Juta

Anggara Jiwandhana
Sabtu, 18 November 2023 21:32:00
Ketua KSPSI Kudus Andreas Hua (Murianews/Anggara Jiwandhana)

Murianews, Kudus – Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mengusulkan UMK 2024 (Upah Minimum Kabupaten) 2024 sebesar Rp2.630.119. Atau naik sebesar Rp190 ribu dari UMK 2023 sebesar Rp2.439.813.-.

Jumlah tersebut dinilai lebih realistis dibandingkan kenaikan UMK hasil penghitungan dengan formulasi Peraturan Pemerintah (PP) Republik Indonesia Nomor 51 Tahun 2023. Yakni sebesar Rp2.516.887, atau naik hanya Rp77 ribu saja dari UMK 2023.

Ketua KSPSI Kudus Andreas Hua mengungkapkan, nominal usulan ini didapatkan dari formulasi penghitungan inflasi Jawa Tengah 2023 sebesar 2,49 persen ditambah pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah 2023 sebesar 5,31 persen.

”Formulasi ini menjadi alternatif untuk penghitungan struktur dan skala upah bagi pekerja dengan masa kerja di atas satu tahun, jadi tidak ngenes-ngenes amat,” ucap Andreas Hua, Sabtu (18/11/2023).

Usulan ini pun akan segera dinaikkan ke Penjabat (Pj) Bupati Kudus agar kemudian bisa dibuatkan surat edaran ke perusahaan-perusahaan.

”Kami juga sudah berkoordinasi dengan perusahaan di dewan pengupahan. Mereka sepakat saja, namun untuk nominalnya akan disesuaikan keuangan perusahaan,” ungkapnya.

Sementara terkait pembahasan UMK di Dewan Pengupahan, Andreas mengatakan KSPSI sudah berupaya memperjuangkan agar UMK bisa naik sesuai dengan keadaan saat ini.

Namun karena formulasinya sudah ditetapkan Kementerian Tenaga Kerja, mereka tidak bisa berbuat apa-apa.

”Tentu ini tidak sepadan dengan kenaikan harga-harga di pasaran, tapi mau bagaimana lagi, formulasinya seperti itu, kami tidak sepakat pun nominal ini akan jadi nominal yang diajukan pemerintah daerah,” pungkasnya.

Editor: Budi Santoso

Komentar