Senin, 4 Maret 2024

Pemkab Kudus Siap Siaga Hadapi Bencana Akhir dan Awal Tahun

Anggara Jiwandhana
Senin, 20 November 2023 03:34:00
Simulasi tanggap bencana Pemkab Kudus di Alun-alun, Senin (Murianews/Anggara Jiwandhana)

Murianews, Kudus – Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah (Jateng), bersiap untuk menghadapi bencana di masa peralihan cuaca panas ke hujan di akhir tahun 2023 ini. Sinergitas antara TNI-Polri dan para relawan pun ditingkatkan guna bisa melakukan pencegahan sedini mungkin.

Kesiapan menghadapi bencana inipun ditandai dengan digelarnya apel siaga bencana dengan melibatkan sejumlah pihak di Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus, Senin (20/11/2023).

Penjabat (Pj) Bupati Kudus Bergas Catursasi Penanggungan memastikan baik sumber daya manusia maupun sarana prasarana penanggulangan bencana telah siap. Meski memang prediksi awal dimulainya hujan deras berkepanjangan adalah di awal tahun 2024 mendatang.

”Ini adalah sebagai bentuk kesiapan kami, semua pihak terlibat mulai TNI-Polri, relawan dan pihak swasta, tidak hanya manusianya saja tapi juga sarana prasarananya,” kata usai apel.

Semakin banyak pihak yang terlibat, sambung Bergas, maka akan semakin baik untuk pencegahan dan penanggulangan bencana. Utamanya dalam mencapai gold time atau waktu emas dalam hal penanggulangan agar tidak terjadi korban jiwa.

”Ada satu korban jiwa saja itu sudah tragedi besar, karena itu kami harapkan semua pihak bisa terlibat dengan maksimal,” tambahnya.

Selain pengoptimalan dalam penanggulangan, Bergas juga meminta semua relawan untuk meningkatkan kesadaran diri akan bencana di wilayahnya masing-masing. Mereka diminta menjadi sirine awal penyadaran kepada masyarakat akan pentingnya tanggap bencana.

”Sudah ada beberapa grup untuk pengoptimalan komunikasi, nah ini harapannya bisa ditingkatkan kembali ke wilayah-wilayah,” pungkasnya.

Dalam apel siaga bencana Pemkab Kudus juga diselingi dengan simulasi penanganan bencana angin kencang dengan korban jiwa. Tim khusus BPBD dan PMI bekerja sama untuk mengevakuasi warga yang terluka.

Editor: Cholis Anwar

Komentar