Senin, 4 Maret 2024

Warga Jati Wetan Waswas Banjir Tahun Ini Lebih Parah,Ini Sebabnya

Anggara Jiwandhana
Senin, 20 November 2023 11:18:00
Banjir menerjang Desa Jati Wetan, Kabupaten Kudus tahun lalu. (Murianews/Anggara Jiwandhana)

Murianews, Kudus – Warga Jati Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mulai waswas jika bencana banjir tahun ini akan lebih parah. Pasalnya, ruas jalan yang mengelilingi desa tersebut kini tengah ditinggikan.

Wilayah Jati Wetan memang menjadi langganan banjir. Begitu juga dengan ruas jalan nasional yang ada di seputaran desa.

”Ketika itu (jalan) ditinggikan, semua pasti tahu larinya air akan ke pemukiman. Warga sudah resah tapi ini proyek nasional dan kami juga kurang diajak koordinasi,” kata Kepala Desa Jati Wetan Agus Santoso pada Murianews.com, Senin (20/11/2023).

Dia dan warganya pun kini hanya bisa pasrah. Pasalnya pembangunan tersebut juga sudah berjalan dan hampir mencapai tahap pengerjaan akhir.

Karena itu, pihaknya berharap ada realisasi normalisasi Sungai Wulan, pembangunan kolam retensi dan penambahan kapasitas pompa air. Jika tidak, tentu banjir tahunan di wilayahnya akan semakin tinggi seiring bertambahnya curah hujan.

”Kami hanya menagih janji saja, ini sudah November dan belum ada tanda dibuatkan hal-hal itu. Kemarin sudah ukur-ukur Cuma realisasinya masih belum,” pungkasnya.

Diketahui, ruas Jalan Lingkar Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, depan Terminal Induk Kudus tengah dalam proses peninggian oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan akibat banjir yang sering menggenangi jalan nasional tersebut.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah Arif Budi Siswanto mengungkapkan, ada dua ruas yang ditinggikan oleh balai besar.

Dua ruas jalan tersebut yakni ruas lingkar Kudus dan juga sebagian ruas Jalan Agil Kusumadya menuju arah Jembatan Tanggulangin. Adapun total ruas jalan yang ditinggikan adalah sepanjang 970 meter.

Editor: Supriyadi

Komentar