Rabu, 28 Februari 2024

Pemkab Surati BBWS Soal Potensi Banjir di Kudus, Ini Hasilnya

Anggara Jiwandhana
Senin, 20 November 2023 13:20:00
Bencana Banjir di Dukuh Tanggulangin beberapa waktu lalu (Murianews/Anggara Jiwandhana)

Murianews, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, Jawa Tengah, mengaku telah menyurati BBWS Pemali Juana terkait dampak peninggian ruas jalan di Tanggulangin Kudus. Pihak BBWS pun berjanji akan mengupayakan pembuatan tanggul tambahan untuk penampung air dari jalan.

Pernyataan tersebut diungkapkan Penjabat (Pj) Bupati Kudus Bergas Catursasi Penanggungan, Senin (20/11/2023).

”Kami kemarin komunikasi dengan BBWS, mereka rencana mau buatkan tanggul tambahan untuk pengendalian airnya,” katanya.

Selain itu, sambung Bergas, pengoptimalan pembangunan rumah pompa dan kolam retensi juga akan segera dilakukan. Sekalipun memang sampai saat ini belum ada kabar kembali kapan mereka akan segera mengerjakannya.

”Mereka optimistis itu bisa mengurangi banjir, namun mau dilaksanakan mulai kapan kami belum mendapat informasi kembali,” pungkasnya.

Sebelumnya, warga Jati Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mulai waswas jika bencana banjir tahun ini akan lebih parah. Pasalnya, ruas jalan yang mengelilingi desa tersebut kini tengah ditinggikan.

Wilayah Jati Wetan memang menjadi langganan banjir. Begitu juga dengan ruas jalan nasional yang ada di seputaran desa.

”Ketika itu (jalan) ditinggikan, semua pasti tahu larinya air akan ke pemukiman. Warga sudah resah tapi ini proyek nasional dan kami juga kurang diajak koordinasi, “ kata Kepala Desa Jati Wetan Agus Santoso pada Murianews.com, Senin (20/11/2023).

Dia dan warganya pun kini hanya bisa pasrah. Pasalnya pembangunan tersebut juga sudah berjalan dan hampir mencapai tahap pengerjaan akhir.

Yang diinginkan mereka saat ini adalah adanya realisasi normalisasi Sungai Wulan, pembangunan kolam retensi dan adanya penambahan kapasitas pompa air. Jika tidak segera dilaksanakan, tentu banjir tahunan di wilayahnya akan semakin tinggi seiring bertambahnya curah hujan.

”Kami hanya menagih janji saja, ini sudah November dan belum ada tanda dibuatkan hal-hal itu. Kemarin sudah ukur-ukur Cuma realisasinya masih belum,” pungkasnya.

Editor: Supriyadi

Komentar