Rabu, 21 Februari 2024

Banjir Demak Membuat Jepara Jadi Lebih Ramai

Budi Santoso
Senin, 12 Februari 2024 18:16:00
Pj Bupati Jepara Edy Supriyanta didampingi Sekda Jepara Edy Sujatmiko dan Wakapolres Jepara Kompol Indra Jaya Syafputra dalam sebuah acara.(Murianews/Budi Santoso)

Murianews, KudusBanjir Demak yang terjadi hampir sepekan terakhir membuat Jeara mejadi lebih ramai. Hal ini disampaikan Pj Bupati Jepara Edy Supriyanta, Senin (12/2/2024).

Akibat banjir Demak, jalur Pantura di ruas Demak-Kudus terputus. Sehingga para pengguna jalur Pantura dialihkan melewati wilayah Jepara sebelum menuju ke Kudus.

Situasi ini membuat jalanan di Welahan, Margoyoso, Mayong dan Nalumsari menjadi lebih ramai dari biasanya. Hal ini diakui oleh Edy Supriyanta menjadi sebuah berkah sekaligus tantangan bagi masyarakat Jepara.

“Saya jadi seneng juga Jepara sekarang jadi ramai sekali. Itu seperti menjadi gambaran Jepara pada tahun 2045 nanti mungkin ya,” ujar Edy Supriyanta sambil tertawa.

Banyaknya kendaraan yang melewati wilayah Jepara bagian Selatan, besar kemungkinan juga bisa memberi dampak ekonomi. Entah itu dampak positif atau negatif, semuanya harus dihadapi masyarakat Jepara.

Sementara itu, Wakapolres Jepara, Kompol Indra Jaya Syafputra dalam kesempatan yang sama menyatakan Polres Jepara akan terus mengawasi pengalihan arus lalulintas itu. Banjir Demak sejauh ini memang membuat kenaikan jumlah kendaraan yang melintas di wilayah Selatan Jepara.

Namun demikian, sejauh yang telah terjadi semuanya masih dalam penanganan yang baik. Diakuinya situasi ini tetap memberi dampak bagi kelancaran arus lintas yang ada.

”Ya memang tetap akan terjadi pelambatan ya, karena ada banyak kendaraan yang melintas. Tapi sejauh ini kami selalu berusaha untuk mencegah terjadinya kemacetan di jalur-jalur itu,” ujarnya.

Polres Jepara sendiri masih terus menjalankan pengawasan dan pengaturan dengan membuka posko-posko di beberapa titik. Para personel Polres Jepara dalam hal ini ditugaskan secara bergantian selama 24 jam.

Komentar