Senin, 4 Maret 2024

Kemenkes Sebut Status Pandemi Covid-19 Belum Berakhir

Cholis Anwar
Rabu, 10 Mei 2023 07:03:47
ilustrasi covid-19. (Murianews)
Murianews, Jakarta – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebut jika hingga saat ini belum ada batasan jelas kapan pandemi COvid-19 akan berakhir. Padahal, organisasi kesehatan dunia (WHO) secara resmi telah mencabut status kedaruratan global. Juru Bicara Kemenkes RI Mohammad Syahril mengatakan, yang sudah menjadi penanda berakhir adalah status kedaruratan pandemi covid-19. Sementara untuk kapan berakhirnya covid-19 sendiri, belum bisa dipastikan. ”Kapan pandemi selesai?, tidak ada batasan jelas terkait selesainya pandemi. WHO pun tidak bisa menjawab itu, sehingga sulit memperkirakan dan menentukannya,” kata Syahril mengutip Antara, Rabu (10/5/2023). Baca: Status Darurat Covid-19 Dicabut oleh WHO, Kemenkes Ingatkan Warga Tetap Waspada Syahril mengatakan yang dicabut oleh WHO pada 5 Mei 2023 adalah ketentuan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat yang Meresahkan Dunia (Public Health Emergency International of Concern/PHEIC). Situasi tersebut, menandakan pandemi Covid-19 global secara umum telah terkendali, namun angka kasus akan tetap berfluktuasi. ”Yang penting sekarang, kita sudah lalui masa terberat pandemi dengan melihat indikator angka kasus, kematian, perawatan, dan positivty rate,” kata Syahril. Di Indonesia sendiri, sesuai dengan laporan dari Kemenkes per 8 April 2023, tercatat sebanyak 1.149 kasus konfirmasi atau mengalami penurunan dalam sepekan terakhir sekitar 16 persen lebih. Sebanyak 21 pasien dilaporkan meninggal. Jumlah itu turun sekitar 19 persen dari pekan sebelumnya. Baca: WHO Umumkan Akhiri Darurat Pandemi Covid-19 Global Kasus aktif sejumlah 17.829 kasus, sedangkan tingkat keterisian rumah sakit (BOR) berkisar 8,1 persen dari alokasi 42.293 tempat tidur. ”Dari analisa pasien meninggal, ada 35 persen pasien belum dapat vaksin dan didominasi lansia. Separuhnya belum dapat vaksinasi,” kata Syahril.

Baca Juga

Komentar