Senin, 4 Maret 2024

7 Anggota Polda Metro Jaya Ditetapkan Tersangka Penganiayaan

Cholis Anwar
Sabtu, 29 Juli 2023 11:52:00
Ilustrasi penganiayaan. (Murianews)

Murianews, Jakarta – Sebanyak 7 oknum anggota Ditresnarkoba Polda Metro Jaya ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan penganiayaan terhadap pelaku narkoba berinisial DK (38) hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

Tidak hanya itu, 7 oknum anggota Polda Metro jaya itu juga terancam dipecat dari institusi Polri.

Kabid Propam Polda Metro Jaya, Kombes Nursyah Putra, mengumumkan identitas para tersangka sebagai AB, AJ, RP, FE, JA, EP, dan YP.

Mereka dinyatakan melanggar Pasal 5, Pasal 10, Pasal 11, dan Pasal 12 Peraturan Kepolisian (Perpol) Nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi dan Komisi Kode Etik Polri, serta Peraturan Pemerintah RI Nomor 1 Tahun 2023.

”Kami akan melakukan pemberhentian tidak dengan hormat terhadap seluruh pelanggar. Kami juga akan segera menyelenggarakan sidang kode etik untuk menyelesaikan permasalahan ini,” ungkap Nursyah Putra mengutip Detik.com, Sabtu (29/7/2023).  

Para oknum polisi tersebut juga tengah diproses secara pidana. Sementara, satu tersangka lainnya dikembalikan ke Propam Polda Metro Jaya untuk diproses secara etik.

”Tujuh orang akan dihadapkan pada proses pidana dan berpotensi dipecat. Sementara, satu oknum kembali ke Propam untuk penyelidikan lebih lanjut atas peranannya dalam kasus ini,” tambahnya.

Dalam kasus ini, diduga terlibat ada sebanyak sembilan oknum polisi. Hingga saat ini, Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah memeriksa delapan oknum polisi yang terlibat dalam penganiayaan tersebut.

Dari delapan orang tersebut, satu di antaranya tidak terbukti melanggar pidana sehingga kasusnya dipindahkan ke Bidpropam Polda Metro Jaya.

Namun, ada satu anggota Polda Metro Jaya lainnya yang saat ini masih dalam status Daftar Pencarian Orang (DPO) karena keberadaannya belum ditemukan.

Komentar