Senin, 4 Maret 2024

Polisi Bongkar Rumah Produksi Film Porno, 5 Orang Tersangka

Cholis Anwar
Rabu, 13 September 2023 11:35:00
Polisi tangkap tim produksi film porno di Jakarta (Detik.com)

Murianews, Jakarta – Polisi berhasil membongkar sebuah rumah produksi film porno yang beroperasi di wilayah Jakarta Selatan. Kasus ini melibatkan sejumlah artis hingga selebgram sebagai pemeran utama dalam produksi film tersebut.

Sebanyak 5 orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini, termasuk sutradara utama produksi tersebut.

Kasus ini terungkap setelah pihak kepolisian melakukan patroli siber intensif. Dalam patroli tersebut, polisi menemukan 3 situs web yang menyebarkan dan mentransmisikan film porno secara ilegal.

Kepolisian kemudian melakukan penyelidikan lebih lanjut dan berhasil mengamankan dua tersangka pertama, yang diidentifikasi sebagai I dan JAAS di sebuah studio tempat syuting film porno di wilayah Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Senin (31/7/2023).

Kasubdit Siber Polda Metro Jaya AKBP Ardian Satrio Utomo mengatakan, I adalah sosok kunci dalam rumah produksi tersebut.

”Jadi awal mulanya kita mengamankan saudara I dan saudara JAAS, yang mana saudara I merupakan sutradara dan pemilik dari rumah produksi tersebut, dan saudara JAAS selaku kameraman,” kata Ardian mengutip Detik.com, Rabu (13/9/2023).

Setelah pengembangan lebih lanjut, polisi berhasil mengamankan tiga tersangka lainnya pada Rabu (1/8/2023). Mereka adalah AIS, yang bertindak sebagai editor film, AT, yang berperan sebagai sound engineering, dan SE, yang berperan sebagai sekretaris sekaligus pemeran dalam film dewasa produksi rumah tersebut.

”Setelah itu besoknya mengembangkan lagi dan kita mengamankan saudara AIS selaku editor film, dan saudara SE selaku sekretaris dan juga talent dari wanita, salah satu video di 120 itu, dan juga saudara AT selaku sound engineering yang mana saudara AT juga salah satu tokoh figuran diantara salah satu film yang ada,” jelas Ardian.

Kepolisian juga mengungkapkan jika kelompok tersebut telah memproduksi sebanyak 120 film porno sejak tahun 2022. Mereka juga berhasil meraup keuntungan hingga mencapai Rp 500 juta dari bisnis ilegal ini.

Komentar