Rabu, 28 Februari 2024

ART di Bandar Lampung Diduga Jadi Korban Penganiayaan Majikan, Pelaku Ibu dan Anak

Dani Agus
Rabu, 31 Mei 2023 10:29:50
Ilustrasi. (Freepik)
Murianews, Bandar Lampung – Dua orang yang bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART) di Bandar Lampung melaporkan kasus dugaan penganiayaan yang menimpanya kepada pihak kepolisian. Laporan itu dilakukan setelah dua ART berinisial DL (23), dan DDR (15) berhasil kabur dari tempatnya bekerja. Kedua ART melaporkan jika jadi korban penganiayaan yang dilakukan kedua majikannya. Kedua majikan tersebut statusnya adalah ibu dan anak. Yakni, SU (60), dan SA (35). Baca juga: Enam Pria di Cianjur Diringkus Polisi, Curi Kambing untuk Dijual di Momen Iduladha Melansir Detik.com, Rabu (31/5/2023), Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Dennis Arya Putra mengungkapkan, keduanya ditangkap setelah pihaknya melakukan penyelidikan dan menemukan alat bukti yang cukup. ”Sebelumnya kami melakukan penyelidikan setelah mendapatkan laporan dari para korban. Dari hasil penyelidikan, kami lakukan gelar perkara dan menaikan status kasusnya ke tahap penyidikan hingga akhirnya kedua ditetapkan menjadi tersangka berdasarkan dua alat bukti yang cukup,” kata Dennis, Sabtu (27/5/2023). Sementara, untuk motifnya menerima, menganiaya hingga melecehkan ART dengan ditelanjangi dan direkam, masih diselidiki. Sebelumnya, DL dan DDR kabur dari rumah majikannya dan melapor ke Polresta Bandar Lampung. Dalam keterangannya, DL mengaku SU yang dipanggil Oma kerap main tangan sejak ia bekerja di rumah tersebut. Ia bercerita, saat tiba di rumah pelaku, barang pribadi dan data dirinya termasuk KTP dimintai pelaku. Bahkan kata DL, ia pernah ditarik paksa saat mandi tanpa mengenakan satu helai pakaian pun karena ada kotoran yang belum bersih. Selain DL dan DDR, ada 3 ART lagi di rumah tersebut yang tak berani kabur karena diancam video telanjang mereka yang direkam majikan bakal disebar. ”Kami itu berlima yang jadi pembantu di sana, semuanya ya dianiaya,” katanya.  

Baca Juga

Komentar