Jumat, 23 Februari 2024

Persiapan Haji, Kemenag Berangkatkan Tim Akomodasi dan Katering

Dani Agus
Rabu, 29 November 2023 22:35:00
Ilustrasi haji. (freepik.com)

Murianews, Jakarta – Pelaksanaan ibadah haji tahun 2024 masih beberapa bulan lagi. Meski demikian, Kementerian Agama (Kemenag) mulai mempersiapkan operasional penyelenggaraan ibadah haji 1445 H/2024 M.

Salah satu persiapan yang dilakukan pihak Kemenag adalah memberangkatkan tim pengadaan akomodasi dan katering untuk memulai mempersiapkan hotel dan konsumsi jemaah di Arab Saudi.

”Tim Akomodasi dan Tim Katering sudah berangkat ke Arab Saudi pada 27 November 2023. Tim Transportasi akan menyusul, berangkat ke Arab Saudi pada 30 November 2023 untuk menyiapkan kebutuhan layanan bus bagi jemaah haji,” terang Direktur Layanan Haji Luar Negeri Subhan Cholid di Jakarta, Rabu (29/11/2023), dilansir dari laman Kemenag.

Menurut Subhan, jemaah haji Indonesia akan tinggal di Arab Saudi selama lebih kurang 41 hari. Selama sembilan hari di Madinah dan sisanya di Makkah. ”Tim akan mempersiapkan hotel jemaah baik di Makkah dan Madinah,” jelas Subhan.

Untuk layanan katering, tahun 2024 jemaah haji akan mendapat 127 kali makan. Terdiri atas 27 kali makan di Madinah, 84 kali makan di Makkah, 15 kali makan selama di Arafah dan Mina (Armuzna), 1 kali snack berat di Muzdalifah, dan satu kali makan di bandara Saudi (Jeddah atau Madinah).

”Tim akan menyiapkan pengadaan dapur penyedian layanan haji di Arab Saudi. Mereka harus dapat menyiapkan makanan bercita rasa nusantara,” papar Subhan.

Selain akomodasi dan katering, jemaah haji Indonesia juga akan mendapat layanan transportasi. Ada tiga jenis layanan transportasi. Pertama, layanan dari bandara Madinah ke hotel di Madinah (dan sebaliknya). Kedua, layanan bus antar kota dari Madinah ke Makkah (dan sebaliknya). Ketiga, layanan dari bandara Jeddah ke hotel di Makkah (dan sebaliknya). Keempat, layanan bus salawat.

”Tim transportasi akan menyiapkan pengadaan armada bus yang digunakan jemaah haji Indonesia. Kita sudah rumuskan sejumlah spesifikasi kendarannya, termasuk usia tahun pembuatan maksimal 5 tahun,” tegasnya.

Tim akomodasi, katering, dan transportasi akan bertugas lebih kurang 30 hari di Arab Saudi. ”Semoga proses pengadaan layanan bisa berjalan lancar dan optimal,” cetusnya.

Komentar