Jumat, 23 Februari 2024

Karyawati Pabrik di Jepara yang Pesta Miras Dijatuhi Hukuman

Faqih Mansur Hidayat
Jumat, 28 April 2023 17:52:05
Para terdakwa kasus pesta miras saat diperiksa Satpol PP Kabupaten Jepara. (Murianews/Satpol PP Jepara)
Murianews, Jepara - Para karyawati dan satu Pekerja Migran Asing (PMA) asal Korea Selatan yang sempat viral karena pesta minuman keras saat berbuka puasa resmi dijatuhi hukuman oleh pengadilan. Lima karyawati dan satu PMA yang bekerja di PT Samwon Busana Indonesia Jepara itu disidang tindak pidana ringan (tipiring) di Pengadilan Negeri Jepara, Jumat (28/4/2023). Hakim memberikan hukuman berbeda di antara mereka. Empat terdakwa yang semuanya karyawati, yakni SA (25), AM (34), SK (37), LNF (25), dijatuhi hukuman denda Rp300 ribu subsider kurungan 5 hari serta biaya sidang sebesar Rp5 ribu. Sementara terdakwa JJ (60), yang merupakan TKA asal Korea Selatan, divonis hukuman denda Rp2 juta subsider kurungan 15 hari serta biaya sidang Rp5 ribu. Lima orang terdakwa yang menjalani sidang tindak pidana ringan itu merupakan pekerja di PT Samwon Busana Indonesia yang berlokasi di Desa Damarjati, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara. Plt Kepala Satpol PP Kabupaten Jepara Anwar Sadat mengatakan, putusan sidang itu sepenuhnya merupakan kewenangan hakim. Pihaknya hanya menyidik kasus ini kemudian hakim yang memutuskan hukuman. Saat sidang, kata dia, ada beberapa hal yang disampaikan hakim saat menjatuhkan vonis. BACA JUGA: Penanganan Kasus Karyawati Pesta Miras di Jepara Jalan Terus “Petimbangannya gaji mereka UMR (Upah Minimum Regional). Mereka baru pertama kali melakukan. Kejadian itu tidak disengaja atau iseng. Itu jadi hal yang meringankan mereka,” jelas Anwar Sadat. Putusan ini jauh lebih ringan dari pasal yang disangkakan kepada lima terdakwa tersebut. Sebelumnya penyidik Satpol PP menjerat mereka dengan Pasal Pasal Pasal 2 Ayat 3 Perda Kabupaten Jepara Nomor 2 Tahun 2013 tentang Perubahan Perda Kabupaten Jepara Nomor 4 Tahun 2001 tentang Larangan Minuman Beralkohol. Sesuai dengan pasal tersebut, mereka mendapatkan ancaman hukuman maksimal kurungan 3 bulan dan atau denda Rp50 juta. Editor: Budi Santoso

Baca Juga

Komentar