Kamis, 29 Februari 2024

Listrik Jebakan Tikus Dilarang di Blora, Petani Diminta Pakai Ini

Nathan
Sabtu, 18 November 2023 12:06:00
Polisi dan warga di Blora melakukan aksi gropyok tikus di lahan pertanian. (Murianews/Istimewa)

Murianews, Blora – Petani di Kabupaten Blora, Jawa Tengah dilarang menggunakan listrik jebakan tikus. Pasalnya, penggunaan jebakan listrik ini sangat membahayakan, dan sudah banyak orang yang menjadi korban.

Polres Blora pun gencar menyosialisasikan bahaya penggunaan listrik jebakan tikus. Para petani disarankan menggunakan cara tradisional untuk membasmi hama tikus, yakni dengan cara gropyokan tikus.

Ini dilakukan Polres Blora bersama Polsek Kradenan dengan mengajak warga melakukan gropyokan tikus di Desa Medalem, Kecamatan Kradenan, sekaligus memberikan sosialisasi kepada para petani.

”Dalam kegiatan kali ini kita imbau warga untuk tidak lagi menggunakan listrik jebakan tikus, salah satunya kita galakkan kembali gropyokan tikus bekerja sama dengan Pemerintah Desa Medalem," kata Kaur Bin Ops Sat Binmas Polres Blora Ipda Sugiyanto, Sabtu (18/11/2023).

Ipda Sugiyanto berharap para petani mengubah metode dalam membasmi hama tikus yang lebih ramah lingkungan dan tidak membahayakan diri sendiri dan orang lain.

”Kami mengarahkan mengubah metodenya sehingga kita ajak langsung bersama warga turun ke sawah untuk melakukan gropyokan tikus,"imbuhnya.

Kepala Desa Medalem Anik mengatakan, hama tikus masih menjadi masalah bagi para petani. Oleh karenanya, pihaknya senang dengan program groyokan tikus tersebut.

Dalam kegitan itu, warga yang berhasil mendapatkan tikus akan diberi hadiah dengan nilai seribu rupiah per ekor.

”Kita bukan hanya sekedar membasmi hama tikus, namun ada hadiah yang didapat oleh warga sesuai dengan jumlah ekor tikus," tandasnya.

Anik berharap dengan mengganti dari jebakan tikus listrik ke gropyokan ini jadi motivasi warga untuk membasmi tikus dengan metode yang ramah lingkungan.

Editor: Ali Muntoha

Komentar