Jumat, 23 Februari 2024

Bocah di Grobogan Tewas Tenggelam di Kolam Renang Dewasa, Diduga Lepas dari Pengawasan

Saiful Anwar
Senin, 1 Mei 2023 21:53:37
Petugas melakukan olah TKP tempat meninggalnya bocah di kolam renang Rahmatika, Desa Kalisari, Kradenan, Grobogan, Jawa Tengah, Senin (1/5/2023). (Murianews/Istimewa)
Murianews, Grobogan – Seorang bocah laki-laki berinisial F (8) tewas tenggelam saat berenang di kolam renang Rahmatika, Desa Kalisari, Kradenan, Grobogan, Jawa Tengah, Senin (1/5/2023). Bocah malang itu meninggal dunia setelah sebelumnya sempat dilarikan ke Puskesmas Kradenan. Kapolsek Kradenan Polres Grobogan AKP Haryono mengatakan, F yang merupakan warga Desa Banjardowo, Kradenan itu tenggelam di kolam dengan kedalaman sekitar 150-170 cm sekitar pukul 11.00 WIB. ’’Saat itu korban bersama Wartono (34) orang tua, dan Lia Wijayanti (20) tantenya. Korban meninggal saat berenang di kolam renang dewasa,’’ jelas Kapolsek. Baca: Diduga Kelelahan, Warga Rejosari Grobogan Meninggal usai Kerja Bikin Jembatan Sebelum peristiwa pilu itu terjadi, penjaga kolam renang, Roni (45) sempat mengingatkan orang tua korban, saat melihat bocah malah itu berenang di kolam renang dewasa. Saat itu, orang tua korban menyatakan bersedia menjaga anaknya. ’’Ya mas, tak jagane dewe anakku. (Ya mas, saya jaga sendiri anak saya). Korban bersama orang tuanya, kemudian berpindah ke kolam anak-anak yang berjarak sekitar 4 meter dari kolam dewasa,’’ ungkap Kapolsek. Selanjutnya, korban ditinggalkan oleh orang tuanya untuk memesan kopi di kantin. Tanpa disadari orang tuanya, korban berjalan menuju kolam renang dewasa dan langsung melompat ke dalam kolam. ’’Saat itu ada pengunjung yang melihat kepala korban timbul tenggelam. Mengetahui hal tersebut pengunjung yang melihatnya langsung meloncat ke kolam dan mengangkat korban untuk dibawa ke tepi kolam,’’ lanjutnya. Kondisi korban saat itu sudah lemas dan langsung dilarikan ke Puskesmas. Namun saat diperiksa oleh tim medis, korban sudah dinyatakan meninggal dunia. ’’Tidak ditemukan adanya tanda penganiayaan pada tubuh korban. Saat dilakukan pemeriksaan oleh tim medis, hidung korban mengeluarkan air dan gigi atau lidah terkunci. Korban meninggal dunia murni akibat tenggelam,’’ jelasnya. Kapolsek berharap kejadian ini tidak terulang lagi. Dia berpesan agar anak kecil yang berenang harus selalu didampingi orang dewasa. Hal itu untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan. ’’Awasi dengan ketat saat membawa anak-anak ke kolam renang. Terlebih pada anak yang belum bisa berenang,’’ pungkasnya.   Editor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Komentar

Berita Terkini