Jumat, 1 Maret 2024

Api Dharma Waisak Diambil di Mrapen Grobogan, Biksu Thudong Tak Ikut

Saiful Anwar
Jumat, 2 Juni 2023 16:20:26
Prosesi pengambilan Api Dharma di Api Abadi Mrapen, Desa Manggarmas, Godong, Grobogan, Jumat (2/6/2023). (Murianews/Saiful Anwar)
Murianews, Grobogan – Ratusan umat Buddha mengikuti prosesi pengambilan api Dharma Waisak di Api Abadi Mrapen di Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Grobogan, Jawa Tengah, Jumat (2/6/2023). Biksu Thudong yang kabarnya bakal mengikuti ritual tersebut, ternyata batal karena lelah. Ketua DPP Wanita Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) Esther Setiawati mengungkapkan, para biksu Thudong itu cukup lelah setelah melakukan perjalanan dari Thailand, sehingga tak mengikuti prosesi tersebut. ”(Biksu Thudong) dari Thailand tidak ikut, karena mereka sudah cukup lelah. Mereka menunggu di Candi Mendut," ujarnya. Esther menyebut, dalam prosesi pengambilan Api Dharma Waisak, sekitar 200 umat Buddha beserta sangha bergantian berdoa. Mereka berasal dari sepuluh majelis di berbagai daerah. Usai berdoa, perwakilan 10 majelis menyulut obor dengan Api Abadi Mrapen. Obor yang dibawa masing-masing perwakilan majelis Buddha disulutkan ke angklu berbentuk bunga teratai yang berada di atas mobil bak terbuka. [caption id="attachment_385175" align="alignleft" width="1280"]api waisak Perwakilan umat Buddha membawa obor Api Dharma Waisak dari Api Abadi Mrapen. (Murianews/Saiful Anwar)[/caption] Api Dharma Waisak itu akan disemayamkan ke Candi Mendut di Magelang. Api Dharma Waisak kemudian dibawa ke Candi Borobudur dalam momentum Waisak pada Minggu 4 Juni 2023. Baca: Ini Rangkaian Acara Peringatan Waisak 2567 BE di Candi Borobudur Esther menerangkan, kegiatan tersebut merupakan rangkaian peringatan Tri Suci Waisak 2567 BE (Buddhist Era) 2023. Tema yang diusung yakni "Aktualisasikan Ajaran Dharma dalam Kehidupan Sehari-hari: Memperkuat Persatuan dan Kesatuan Bangsa serta Perdamaian Dunia". ”Api Dharma menjadi bahan puja. Lilin panca warna yang dinyalakan menjadi simbol penerangan dan energi yang luar biasa. Api Dharma merupakan cahaya gemerlapan yang mampu menghapus kegelapan dan kesuraman," ungkap Esther. Baca: Banser Kawal Biksu yang Jalan Kaki dari Thailand ke Borobudur, Netizen Terharu Dia melanjutkan, makna pengambilan Api Dharma Waisak ini adalah cinta kasih dan welas kasih yang dapat menembus ketidaktahuan dalam kehidupan ini. ”Melepas belenggu penderitaan manusia, yang akhirnya menuju kesempurnaan," jelasnya. https://youtu.be/XL3hDFr1FCM Editor: Ali Muntoha

Baca Juga

Komentar