Senin, 4 Maret 2024

Warganya Jadi Korban TPPO, Bupati Grobogan: Kandanane Angel

Saiful Anwar
Sabtu, 15 Juli 2023 19:11:00
Bupati Grobogan Sri Sumarni memberi keterangan kepada media usai menghadiri pelantikan PC PMII Grobogan, Sabtu (15/7/2023). (Murianews/Saiful Anwar)

Murianews, Grobogan – Bupati Grobogan Sri Sumarni menyalahkan warganya yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang dipulangkan ke rumahnya pada Jumat (14/7/2023) kemarin.

Menurut Bupati, mereka sebenarnya memiliki pengalaman bekerja di luar negeri, sehingga seharusnya tidak terjerumus menjadi korban TPPO. Bupati mengatakan, ongkos berangkat yang lebih murah menjadikan warganya kepincut jadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal.

‘’Kandane angel yo (dibilangin susah ya). Saya denger sudah pengalaman di Korea, tapi katanya lebih murah. Lha inilah akibatnya,’’ ujar Bupati usai menghadiri pelantikan PC PMII Grobogan, Sabtu (15/7/2023).

Terkait kasus tersebut, lanjut Bupati, pihaknya pun sudah dipanggil oleh Kementerian Sosial. Sebab, laporan terkait kasus TPPO sudah banyak.

‘’Saya dipanggil Bu Menteri Sosial, terkait itu. mudah-mudahan nanti ada solusi,’’ imbuhnya.

Sebagaimana diberitakan, sembilan orang warga Grobogan yang menjadi korban TPPO dipulangkan dari Yogjakarta, Jumat kemarin. Mereka sebelumnya dijanjikan bekerja ke Selandia Baru sebagai pemetik buah.

Mereka dijanjikan berangkat antara Januari – Maret 2023, dan telah menyetor uang belasan juta rupiah. Namun kemudian mereka gagal berangkat setelah digerebek polisi bersama para pelaku di Kulonprogo.

Mereka kemudian ditampung dan mendapat pelatihan dari pihak Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Yogyakarta sebelum dipulangkan ke Grobogan.


Editor: Budi Santoso

Komentar