Kamis, 29 Februari 2024

Tiga Kebakaran Terjadi dalam Sehari di Grobogan

Saiful Anwar
Jumat, 4 Agustus 2023 22:39:00
Kebakaran rumah di Dusun Banjarasem, Tahunan, Grobogan, Jawa Tengah. (Murianews/Polres Grobogan)

Murianews, Grobogan – Tiga bencana kebakaran terjadi di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah dalam sehari. Selain kebakaran pada Jumat (4/8/2023) pagi tadi di Geyer, dua kebakaran lain terjadi di Dusun Banjaresem, Desa Tahunan, Kecamatan Gabus, dan Dusun Gendingan, Desa Depok, Kecamatan Toroh.

Kebakaran di Dusun Gendingan melahap kandang sapi dan kambing milik Ngadimin. Kebakaran yang disebabkan bediang itu hanya membuat pemiliknya rugi Rp 5 juta saja.

Tiga ekor sapi dan dua ekor kambing selamat dalam kebakaran yang terjadi sekitar pukul 14.30 WIB itu.  

Sementara, kebakaran di Dusun Karangasem berlangsung sekitar pukul 13.30 WIB. Dalam kejadian itu, dua rumah terbakar. Masing-masiing milik Wasiyem (67) dan Supar (67).

Kapolres Grobogan AKBP Dedy Anung Kurniawan mengatakan, kebakaran itu bermula ketika warga setempat melihat api di rumah Wasiyem. Warga itu pun kemudian berteriak meminta tolong.

”Warga kemudian berdatangan dan berusaha memadamkan api. Tapi karena angin terlalu kencang dan rumah terbuat dari kayu, api pun cepat membesar dan merembet ke rumah tetangganya, Supar,” katanya.

Kejadian itu pun kemudian dilaporkan ke pemadam kebakaran hingga Polsek Gabus. Petugas Polsek bersama warga memadamkan api dengan alat seadanya, sehingga api tak kunjung padam.

Beberapa saat kemudian, petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi. Api pun berhasil dipadamkan. Kerugian akibat kebakaran di rumah Wasiyem mencapai Rp 60 juta, sedangkan di rumah Supar sekitar Rp 40 juta.

”Menurut hasil pemeriksaan Tim Inafis Polres Grobogan, kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik karena kabel tidak standar,” tandasnya.

Sebelumnya pada Jumat dini hari tiga rumah di Dusun Setro, Desa Geyer, Kecamatan Geyer, Grobogan, terbakar. Akibat kebakaran tersebut, kerugian mencapai ratusan juta.

Kasatpol PP Grobogan Nurnawanta mengatakan, tiga rumah yang terbakar itu yakni milik Suparmo 70), Bati (71), dan Hari Widodo (50). Di antara ketiganya, hanya rumah Suparmo yang ludes terbakar.

”Kejadian itu diketahui ketika Hari Widodo yang merupakan anak Suparmo mencium bau asap sekitar pukul 3.15 WIB. Saksi Hari bangun untuk salat tahajud,’’ ungkapnya.

Setelah diperiksa, bau asap yang menyengat itu ternyata berasal dari kamar bapaknya, Suparmo. Spontan, dia pun berteriak minta tolong kepada warga sekitar.

Pihak pemadam kebakaran baru mendapat laporan menjelang pukul 5.00 WIB. Petugas pun beberapa saat kemudian sampai di lokasi dan melakukan pemadaman.

Akibat kebakaran tersebut, rumah milik Suparmo ludes alias rata dengan tanah. Kerugian sekitar Rp 120 juta.

Sementara, rumah milik Bati terbakar 25 persen, dengan kerugian sekitar Rp 15 juta. Kemudian, rumah milik Hadi juga ikut terbakar, namun kerugiannya hanya Rp 5 juta.

Editor: Ali Muntoha

Komentar