Senin, 4 Maret 2024

Moch Sutarno Tak Hadir di Sidang Maladministrasi KPU Grobogan

Saiful Anwar
Selasa, 12 September 2023 12:58:00
Suasana sidang dugaan pelanggaran administrasi KPU Grobogan di Bawaslu setempat, Selasa (12/9/2023). (Murianews/Dok Bawaslu Grobogan)

Murianews, Grobogan – Moch Sutarno, bakal caleg dari PDIP tak hadir dalam sidang dugaan maladministrasi KPU Grobogan di Bawaslu setempat, Selasa (12/9/2023). Sidang pun hanya berlangsung singkat, sekitar 15 menit.

Sidang itu dihadiri Komisioner KPU Grobogan Agung Sutopo mewakili instansinya sebagai pihak tergugat. Sidang sendiri dimulai sekitar pukul 10.20 WIB.

Dalam sidang tersebut diketahui Sutarno hanya mengirimkan surat pengunduran dirinya sebagai pengurus DPD PAN Grobogan. Surat itu kemudian dibacakan majelis pemeriksa dari Bawaslu Grobogan, yakni Moh Syahirul Alim.

Amal Nur Ngazis, salah satu majelis pemeriksa menjelaskan, agenda berikutnya yakni penyerahan kesimpulan dari para pihak, yakni Tohirin selaku penggugat, serta KPU Grobogan sebagai tergugat. Penyerahan itu dijadwalkan, Kamis (14/9/2023) mendatang.

”Penyerahan kesimpulan dilakukan di luar sidang. Sidang akan dilanjutkan pada 19 September 2023, dengan agenda putusan,” katanya.

Diketahui, Majelis Pertimbangan Partai (MPP) DPD PAN Grobogan Tohirin menggugat KPU Grobogan atas dugaan maladministrasi dalam pendaftaran bakal caleg atas nama Moch Sutarno.

Gugatan itu dilayangkan karena KPU Grobogan telah meloloskan Moch Sutarno sebagai bakal caleg PDIP. Padahal, saat mendaftar, adik mantan Sekda Grobogan Moh Sumarsono itu masih menjadi pengurus DPD PAN Grobogan.

Tohirin mengklaim surat pengunduan diri Sutarno dari DPD PAN Grobogan tidak sah. Tohirin menduga KPU Grobogan melakukan pelanggaran administrasi karena telah meloloskan Sutarno secara administrasi sebagai bakal caleg PDIP Grobogan.

 

Editor: Zulkifli Fahmi

Komentar