Jumat, 23 Februari 2024

Lestarikan Budaya, Padepokan di Grobogan Ini Pentas Seni Menarik

Saiful Anwar
Senin, 18 September 2023 21:08:00
Barongan Gondorio, kesenian khas Grobogan ditampilkan dalam Nggedruk Rasa Manunggaling Budaya di Balaidesa Godan, Tawangharjo, Grobogan. (Murianews/Saiful Anwar)

Murianews, Grobogan – Berbagai kesenian tradisional ditampilkan dalam pagelaran bertajuk ”Nggedruk Rasa Manunggaling Budaya” di Balai Desa Godan, Kecamatan Tawangharjo, Grobogan, Jawa Tengah. 

Pagelaran yang diinisiasi Padepokan Adhem Ayom Ayem ini menampilkan kesenian tradisional seperti wayang thengul, barongan gondorio, serta permainan tradisional seperti gangsingan, tri legendi, dan gejug.

Turut ditampilkan pula dalam kegiatan tersebut, pembacaan puisi hingga dongeng. Yang juga tak kalah menarik adalah penampilan Sedulur Sikep Samin asal Sukolilo, Pati yang menyayikan ”Suwe Ora Jamu” dengan iringan karawitan.

Dalam sehari penuh pada Minggu (17/9/2023) kemarin, warga disuguhi berbagai kesenian yang sudah jarang ditampilkan. Penonton yang hadir pun antusias mengikuti hingga selesai.

Inisiator Padepokan Adhem Ayom Ayem Suyadi alias Pak Raden menyatakan, kegiatan tersebut harapannya dapat lebih mengenalkan kesenian lokal pada warga Grobogan. Tujuan diberi judul ”nggedruk” yakni agar mampu menggerakkan masyarakat.

”Nggedruk artinya ‘mendudah, ngobah-obah rasa’, menggerakkan. Jadi tujuannya agar mampu menggerakkan rasa, agar kebudayaan tetap lestari,” katanya Senin (18/9/2023).

Banyaknya kesenian dan permainan tradisional yang ditampilkan bertujuan agar generasi muda tidak hanya sibuk bermain gadget. Generasi milenial diharapkan mengenal kesenian tradisional dan juga mampu memainkan permainan yang sekarang sudah jarang dimainkan.

Suyadi menerangkan, sebenarnya kegiatan tersebut sudah menjadi agenda tahunan sejak 2019 lalu. Namun, agenda tersebut sempat vakum karena pandemi Covid-19.

Editor: Dani Agus

Komentar