Rabu, 28 Februari 2024

Kades di Grobogan Jadi Tersangka Korupsi Pengisian Perangkat Desa

Saiful Anwar
Jumat, 22 September 2023 14:10:00
Ilustrasi Korupsi.(Grafis)

Murianews, Grobogan – Kejaksaan Negeri (Kejari) Grobogan menetapkan HS, seorang oknum kepala desa (kades) di wilayah Kecamatan Gubug, Grobogan, Jawa Tengah ditetapkan tersangka korupsi pengisian perangkat desa.

Itu dilakukan setelah Kejari Grobogan memeriksa delapan orang terkait kasus korupsi pengisian perangkat desa pada tahun 2021-2022.

Kasi Intelijen Kejari Grobogan Frengki Wibowo menerangkan, penetapan tersangka itu berdasarkan surat nomor: 22/M.3.41/Fd.1/09/2023 dengan tanggal 20 September 2023.

HS ditetapkan tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi penerimaan hadiah terkait pengisian perangkat atau jabatan sekretaris desa tahun 2021-2022.

”Nominal hadiahnya sebesar Rp 185 juta,” kata Frengki dalam keterangan tertulis, Jumat (22/9/2023).

HS disangkakan dengan pasal 11 UU RI No.31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana yang telah diubah dengan Undang-Undang RI No 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI No 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Lebih lanjut, Frengki mengatakan, penetapan tersangka tersebut berdasarkan dari hasil penyidikan oleh penyidik pada Kejari.

”Diketahui, HS selaku kepala desa di Kecamatan Gubug memiliki peran aktif dalam kewenangannya menawarkan kepada pihak berpeluang untuk dapat mengisi jabatan sekretaris desa yang kosong,” tambah Frengki.

HS, disebut meminta sejumlah uang kepada pihak berpeluang tersebut dengan alasan untuk dapat meluluskan dan mengaisi jabatan sekretaris desa tersebut.

”Hingga kini, dalam penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam pengisian perangkat desa di Kecamatan Gubug tahun 2023, tim penyidik pada Kejaksaan Negeri Grobogan telah memeriksa delapan orang saksi,” tutup Frengki.

 

Editor: Zulkifli Fahmi

Komentar