Senin, 4 Maret 2024

Kakek di Grobogan Meninggal Tertabrak Kereta Api saat Ngarit

Saiful Anwar
Selasa, 14 November 2023 15:36:00
Proses evakuasi korban tertabrak kereta api di Desa Pojok, Pulokulon, Grobogan, Jawa Tengah, Selasa (14/11/2023). (Murianews/Polsek Panunggalan)

Murianews, Grobogan – Seorang kakek berusi 69 tahun, Mariman, asal Desa Pojok, Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah meninggal tertabrak kereta api, Selasa (14/11/2023) pagi. Diduga, korban kurang hati-hati saat mencari rumput alias ngarit.

Kapolsek Panunggalan AKP Siswanto mengatakan, kejadian nahas itu berlangsung pada pukul 9.12 WIB pagi tadi. Tepatnya di jalur hilir KA Nomor 231, Dusun Pojok, Desa Pojok, Pulokulon.

”Korban yang sedang mencari rumput di sebelah utara rel terserempet kereta api Ambarawa Express yang melaju dari timur ke arah barat jurusan Surabaya-Semarang Poncol. Kejadian itu disaksikan oleh seorang warga yang sedang di sawah, tak jauh dari lokasi kejadian," katanya.

Warga sekaligus saksi tersebut kemudian mendekati korban. Saat itu, korban dalam posisi tengkurap di sebelah uatara rel kereta api.

”Tidak lama kemudian, seorang security Stasiun Jambon tiba dan mengecek keadaan korban. Korban sudah tidak bergerak, meninggal dunia," lanjutnya.

Kejadian itu kemudian dilaporkan kepada perangkat desa setempat serta Polsek Panunggalan. Petugas dari Polsek Panunggalan bersama Inafis Polres Grobogan dan Puskesmas Pulokulon 2 menuju di lokasi kejadian.

”Dari hasil pemeriksaan di lokasi kejadian, korban terserempet dan terpental kurang lebih 10 meter dari rel kereta api. Korban sudah meninggal dunia," ucapnya.

Saat kejadian, korban mengenakan kaus lengan panjang warna biru, dan celana pendek warna hijau.

”Diduga (kecelakaan disebabkan) kurang hati-hatinya korban saat mencari rumput di sekitaran jalur hilir kereta api," tandasnya.

Editor: Ali Muntoha

Komentar