Rabu, 28 Februari 2024

PPATK Akui Blokir Seribu Lebih Rekening Terkait Judi Online

Supriyadi
Sabtu, 30 September 2023 22:04:00
Ilustrasi Judi online. (Pixabay)

Murianews, Jakarta – Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengaku memblokir seribu lebih rekening terkait judi online di Indonesia. Pemblokiran tersebut dilakukan sepanjang tahun 2023.

Kepala PPATK Ivan Yustiavandana mengatakan, pemblokiran tersebut merupakan wujud keseriusan PPATK dalam memerangi judi online. Ia pun tak menampik jumlah tersebut bisa saja bertambah mengingat petugas masih bekerja.

”Hingga September ini, PPATK sudah memblokir lebih dari 1.000 rekening terkait judi online. Saat ini petugas juga masih bekerja. Kemungkinan bisa nambah,” katanya dalam siaran pers di laman Polda Metro Jaya News atau PMJNews, Sabtu (30/9/2023).

Lebih lanjut Ivan mengungkapkan, selama beberap tahun terakhir transaksi judi online setiap tahunnya terus meningkat. Khusus tahun ini justru melonjak signifikan.

”Dari sisi transaksi (terus meningkat setiap tahun),” ucapnya.

Sebelumnya, Dittipidsiber Bareskrim Polri akan berkoordinasi dengan Pusat Pelaporan dan Analiasis Transaksi Keuangan (PPAT) terkait dengan tindak lanjut pengungkapan markas judi online di wilayah Bali.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan mengatakan bahwa koordinasi tersebut yakni untuk mengusut dan menelusuri harta para tersangka.

”Berkoordinasi dengan PPATK berkaitan dengan penelusuran harta kekayaan para tersangka dalam aktivitas perjudian online tersebut,” ujar Ramadhan dalam keterangannya, Jumat (1/9/2023) lalu.

 

Komentar