Kamis, 29 Februari 2024

Jelang Hari Jadi Pati dan Porprov, Reklame Ilegal Disikat

Umar Hanafi
Rabu, 2 Agustus 2023 16:33:00
Satpol PP Kabupaten Pati mencopot paksa reklame ilegal beberapa waktu lalu. (Murianews/Istimewa)

Murianews, Pati – Jelang Hari Jadi ke-700 Kabupaten Pati serta Pekan Olahraga Provinsi Jawa Tengah (Porprov Jateng) 2023, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati mencopot ratusan reklame ilegal. Ini dilakukan agar Bumi Mina Tani tampak indah dan bersih dari baliho ilegal saat dua gelaran ini. 

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pati telah mencopot sekitar 414 baliho atau reklame ilegal di Pati Kota hingga akhir Juli 2023. Ratusan reklame ilegal tersebut merupakan hasil dari 12 giat operasi yang dilakukan selama tahun 2023.

Kabid Tibumtranmas Satpol PP Pati Djuharianto Soegondo mengatakan, ratusan reklame yang dicopot kebanyakan tidak berizin serta dipasang di zona merah reklame. Reklame ilegal itu membuat wajah Kabupaten Pati tak sedap dipandang sehingga pihaknya mencopot paksa. 

”Pada bulan Mei lalu kita melaksanakan lima kali operasi dengan hasil 246 banner, Juni 1 kali 20 banner, Juli 4 kali 99 banner. Total keseluruhan 12 kegiatan dengan 414 banner,” terangnya, Rabu (2/8/2023). 

Pihaknya menyebutkan bahwa dari ratusan reklame yang disita, 42 lainnya merupakan baliho yang partai politik (parpol) yang dipasang di wilayah zona merah di Pati.

Sementara untuk sisanya yakni baliho yang terbukti tidak berizin, batas izin kedaluwarsa hingga reklame yang berada di zona terlarang.

Mayoritas titik lokasi yang rawan dijadikan tempat pemasangan reklame ilegal yakni seperti Alun-Alun Simpang Lima, Jalan Sudirman, Halte Puri, tiang-tiang lampu merah dan lain sebagainya.

”Titik lokasi yang paling banyak adalah di Sudirman sama di alun-alun tapi sekarang sudah kita tertibkan, kalau kemudian ada kelihatan kita tetap tertibkan. Kalau dulu mungkin sangat banyak tapi saat ini sudah jarang sekali,” katanya.

Pihaknya juga menerangkan proses pengumpulan reklame ilegal hasil penertiban tersebut. Sebelum dibuang langsung ke TPA, pihaknya memberikan batas waktu untuk vendor atau pihak pemasang dapat mengambil ke Kantor Satpol PP Pati.

”Untuk prosesnya kalau tidak berizin kita kumpulkan dulu, kalau yang izin dan penempatan salah yang tetap kita tertibkan apakah ada yang ngambil atau tidak, kalau tidak yang kita buang ke TPA,” terang Djuharianto. 

Sementara itu, Kasatpol PP Kabupaten Pati Sugiyono mengimbau kepada masyarakat yang memasang banner ucapan hari jadi maupun Porprov Jateng untuk memasang bukan di zona merah. 

”Kami ucapkan terimakasih kasih bagi elemen-elemen masyarakat yang memasang baliho ucapan hari jadi. Tapi saya harap jangan dipasang di zona merah. Yakni kawasan Alun-Alun Pati dan sepanjang Jalan P Soedirman,” pungkasnya. 

Editor: Ali Muntoha

Komentar