Jumat, 23 Februari 2024

Harga Jagung di Pati Naik, Petani Bungah Panen Cuan

Umar Hanafi
Kamis, 21 September 2023 16:55:00
Ilustrasi panen jagung (Murianews/istimewa)

Murianews, Pati – Para petani jagung di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mendapatkan berkah saag musim kemarau 2023 ini. Harga komoditas yang mereka tanam mengalami kenaikan. Mereka pun bungah karena dapat banyak cuan atau keuntungan.

Salah satu petani yang merasakan berkah kenaikan harga jagung ini adalah Abdul Muhid. Petani dari Desa Pasuruhan, Kecamatan Kayen ini mengungkapkan, harga jagung kering tembus di angka Rp 5.900 per kilogram.

Kenaikan harga juga terjadi untuk jenis jagung basah. Di mana setiap kilogramnya masih berada di kisaran harga Rp 4.700.

”Alhamdulillah jagung tahun ini bisa naik harganya. Kalau tahun lalu jagung kering hanya Rp 4.000, kemarin terakhir Rp 4.900 per kilogram. Kalau untuk jagung basah ini sudah Rp 4.700, untuk tahun lalu itu sekitar Rp 3.800 saja,” ungkapnya.

Ia menilai, kenaikan harga jagung tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor. Salah satunya yakni masuk musim kemarau. Minimnya intensitas hujan yang terjadi menyebabkan lahan-lahan pertanian tidak mengalami kebanjiran.

Selain itu, kondisi kemarau kering menyebabkan lahan jagung minim diserang hama tikus. Faktor-faktor ini membuat kualitas jagung lebih baik daripada tahun kemarin.

”Kalau dibandingkan tahun sebelumnya, itukan musim kemarau basah jadi hama tikusnya itu sangat banyak. Belum lagi kadang masih diguyur hujan, yang sebagian juga menyebabkan ladang menjadi kebanjiran,” tambah Muhid.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan pada Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati Kuswantoro mengungkapkan, harga jagung tidak mengalami jauh berbeda di tingkat pasar.

Berdasarkan catatan menunjukkan harga jagung pipil kering di pasaran mencapai Rp 7.000 per kilogram pada saat ini. Meskipun demikian, harga ini lebih tinggi dibandingkan pada tahun lalu.

”Kalau dari hasil survei yang kami lakukan, untuk harga tidak mengalami perbedaan yang signifikan baik dari tingkat petani maupun di pasaran. Untuk jagung pipil kering capai Rp 7.000 setiap kilogram,” ujarnya.

Editor: Dani Agus

Komentar