Senin, 4 Maret 2024

Jelang Pemilu, Ratusan Personel di Pati Dilatih Atasi Demo Ricuh

Umar Hanafi
Senin, 25 September 2023 15:28:00
Simulasi penanganan konflik Pemilu 2024 di Halaman Stadion Joyokusumo, Kabupaten Pati, Senin (25/9/2023). (Murianews/Polresta Pati)

Murianews, Pati – Ratusan polisi di Kabupaten Pati, Jawa Tengah dilatih mengatasi demo ricu yang memungkinkan terjadi saat Pemilu 2024. Total terdapat 700 personel gabungan dari berbagai satuan yang dilatih melalui simulasi di Halaman Stadion Joyokusumo, Senin (25/9/2023).

Dalam simulasi itu, awalnya sejumlah warga dengan spanduk melakukan aksi protes. Mereka berjalan mendekat ke arah barisan kepolisian untuk menyampaikan aspirasinya dengan berteriak lantang. 

Sembari meneriakkan usulan mereka para warga terus mendekat. Hingga gesekan antara warga dan barisan polisi pecah akibat suara warga tidak didengar. 

Awalnya hanya aksi dorong antar kedua belah pihak. Namun semakin lama aksi mereka kian memanas dengan aksi lempar batu dan benda tumpul lain. 

Tak mau tinggal diam, personel gabungan membalas. Mereka menyemprotkan air dari water canon untuk meredam aksi brutal peserta demostran. 

Kapolresta Pati Kombes Pol Andhika Bayu Adhittama mengatakan sebanyak 700 personel gabungan dilatih dalam simulasi itu. Mereka merupakan anggota Polresta Pati sebanyak 500 personel Polresta Pati. Sementara sisanya merupakan prajurit TNI, Satpol PP dan Dishub. 

”Kegiatan ini untuk meningkatkan kemampuan personel dalam penanganan konflik sosial, maupun antisipasi gangguan keamanan menjelang Pemilu 2024,” kata Kombes Pol Andhika. 

Ia menambahkan dalam simulasi ada dua tingkatan yang sedang dilatih untuk diantisipasi. Seperti penanganan situasi rawan hingga situasi berubah menjadi sangat rawan.

Salah satunya situasi sangat rawan yang digambarkan melalui melalui tindak penjarahan. Dari gambaran tersebut dirinya menegaskan kepolisian telah menyiapkan sejumlah skema untuk meredam konflik di masyarakat. 

”Meski simulasi hingga proses penjarahan, tetapi potensi konflik di Pati masih aman dan kecil kemungkinan,” pungkasnya. 

Editor: Supriyadi

Komentar