Kamis, 29 Februari 2024

Meriahnya Karnaval Meron Pati, 53 Kelompok Unjuk Gigi

Umar Hanafi
Kamis, 28 September 2023 10:56:00
Salah satu pertunjukan dalam Karnaval Budaya Meron, Kamis (28/9/2023). (Murianews/Istimewa)

Murianews, Pati – Karnaval budaya Meron Pati berlangsung meriah, Kamis (28/9/2023). Sebanyak 53 dari berbagai kelompok unjuk gigi dalam rangkaian upacara tradisi Meron tersebut.

Lautan manusia memenuhi Jalan Raya Sukolilo, Kecamatan Sukolilo, Pati, Jawa Tengah sedari Kamis pagi. Meskipun berdesak-desakan di pinggir jalan, warga tetap antusias.

Mereka tak mau ketinggalan melihat berbagai atraksi dari puluhan peserta yang tampil sehari menjelang upacara tradisi Meron tersebut.

Berbagai peserta unjuk gigi dalam karnaval tersebut. Di antaranya tari tradisional, marching band, kostum 80-an, parade fashionshow dan sebagainya. Mereka berjalan sekitar 1,6 km untuk menghibur para penonton.

Acara itu merupakan rangkaian tradisi Meron di Desa Sukolilo, Kecamatan Sukolilo, Pati, Jawa Tengah. Tradisi yang sudah ditetapkan menjadi warisan budaya tak benda itu rutin digelar setiap tahun dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Salah satu warga yang rela berdesakan itu yakni, Elina. Gadis dari Kecamatan Pati ini rela menempuh sekitar 30 kilometer untuk melihat karnaval budaya Meron tersebut.

”Cukup meriah. menghibur warga Sukolilo dan sekitarnya. Baru pertama ini. Sebelumnya belum pernah saya. Kebetulan ada saudara di sini. nginep di rumah saudara. Sudah dari tadi pagi ditutup jalannya,” kata dia.

Sementara itu, Ketua Panitia Muhammad Soban Rahman karnaval ini merupakan bagian rangkaian upacara tradisi Meron. Puncak tradisi Meron rencananya digelar pada Jumat (29/9/2023) siang.

”Ini ekpresi kegembiraan warga Sukolilo dalam memperingati Maulid Nabi. Besok pagi Gebyar Sultan Agung. Jam 13.00 WIB acara puncak Meron. Ritual sakralnya jam 13.00 WIB itu,” kata Muhammad Soban Rahman.

Tradisi ini sudah digelar sejak ratusan tahun. Tantara Kerajaan Mataram Islam membawa tradisi ini dan masih dilestarikan hingga kini. Nantinya sebanyak 13 gunungan meron diarak dalam puncak upacara tradisi Meron.

”Makna Meron singkatan Me dari kata ramai dan Ron atau tiron artinya tiruan. Maknanya ramainya peringatan maulid nabi meniru dari Kerajaan Mataram yang dulu pasukannya pernah singgah di sini tepat bulan Maulid Nabi. Sehingga pasukan ini sekaligus mengadakan meron-an meniru di Kerajaan Mataram,” pungkas dia.

Editor: Dani Agus

Komentar