Jumat, 23 Februari 2024

Polisi Pati Dalami Kasus Penganiyaan Sopir di Pantura Juwana

Umar Hanafi
Selasa, 3 Oktober 2023 15:28:00
Sukirno (dua dari kanan) sopir yang dianiaya saat mengecek kelanjutan kasus penganiayaan bersama PSP dan pengurus DPC Sarbumusi Pati di Polsek Juwana. (Murianews/Sarbumusi Pati)

Murianews, Pati – Kepolisian Sektor (Polsek) Juwana masih melakukan pendalaman terkait kasus penganiyaan sopir bernama Sukirno di jalan Pantura Juwana-Pati yang terjadi beberapa pekan lalu. Pasalnya, hingga kini identitas pelaku penganiayaan tersebut belum diketahui.

Saat ini pihak kepolisian mengaku masih kesulitan mendapatkan barang bukti di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP). Polsek Juwana pun memanggil pihak korban atau pelapor untuk dimintai keterangan lebih lanjut terkait kasus penganiayaan tersebut, Selasa (2/10/23).

”Kita masih dalami lagi. Masih perlu bukti di lapangan. Ini mendengarkan saksi kalau korban dianiaya. Saksi hanya mendengarkan cerita. Kalau saksi di TKP sementara tidak ada,” ujar Kanit Reskrim Polsek Juwana, Ipda Moh Sayfudin. 

Setelah mendengarkan keterangan saksi, lanjut dia, Polsek Juwana akan kembali mencari petunjuk di lapangan. Mengingat pihaknya juga telah mendapatkan informasi dari pihak korban bahwasanya pelaku penganiayaan tersebut merupakan sopir dari salah satu perusahaan.

”Nanti setelah mendapatkan bukti dari CCTV, kita baru bisa panggil perusahaan dari mananya kan kelihatan,” terang Ipda Moh Sayfudin.

Sementara Ketua Paguyuban Sopir Pati (PSP) Muhammad Syahidul Anam memberikan apresiasi kepada pihak kepolisian yang telah bergerak untuk menindaklanjuti laporan dari korban penganiayaan. Pihaknya berharap kasus tersebut segera diselesaikan.

”Tentunya kami senang kasus ini mulai ditangani serius oleh pihak berwenang. Harapan kami semoga pelaku yang menganiaya Pak Sukirno (korban penganiayaan) bisa segera diketahui untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” ucap Anam. 

Untuk diketahui, kasus penganiayaan tersebut terjadi pada 10 September 2023 lalu. Kasusnya bermula saat truk yang dikendarai Sukirno bersenggolan dengan sebuah truk di Jembatan Juwana. 

Akibat insiden tersebut, spion kendaraan korban pecah dan patah. Lantas kemudian Sukirno mengejar truk pelaku untuk minta pertanggungjawaban. Hingga akhirnya truk pelaku terjebak macet di sekitar Hotel dan Resto Antiek yang berada di jalan Juwana menuju Pati.

Setelah itu, Sukirno turun dari truk dan menghampiri pelaku untuk meminta pertanggungjawaban atas kerusakan kendaraannya tersebut. Namun pelaku yang tidak diketahui indentitasnya itu langsung memukul korban menggunakan sebatang besi.

Akibat penganiyaan tersebut korban mengalami luka yang serius. Tulang tangan patah dan kepala dijahit setelah diperiksa di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soewondo Pati. 

Editor: Supriyadi

Komentar