Jumat, 1 Maret 2024

Hutan Gundul, Tentara Pati Tanam 1.500 Pohon di Kendeng

Umar Hanafi
Jumat, 8 Desember 2023 15:26:00
Jajaran tentara Kodim 0718/Pati menanam sekitar 1.500 pohon di kawasan Pegunungan Kendeng, Jumat (8/12/2023). (Murianews/Istimewa)

Murianews, Pati – Ribuan hektare hutan di Pegunungan Kendeng kondisinya saat ini gundul. Prihatin dengan kondisi ini, tentara Kodim 0718/Pati menanam sekitar 1.500 pohon di kawasan tersebut pada Jumat (8/12/2023).

Mereka mengajak seluruh unsur masyarakat untuk melaksanakan reboisasi, guna hutan di Pegunungan Kendeng sebagai penyerap air dapat berfungsi lagi. Seribu lebih tanaman keras ditanam di Desa Wukirsari Kecamatan Tambakromo yang merupakan salah satu area Pegunungan Kendeng.

Inisiasi kegiatan penghijauan tersebut  didasari karena seringnya bencana banjir bandang yang kerap terjadi di wilayah Pati bagian selatan. Bencana tersebut datang ketika curah hujan tinggi di kawasan pegunungan.

Pasalnya, tanaman keras yang diharapkan dapat menahan derasnya air, kini tidak ada lagi alias hutan menjadi gundul karena alih fungsi lahan.

Kegiatan penghijauan itu melibatkan Koramil 09/Sukolilo, Koramil 18/Winong, Koramil 19/Gabus, Koramil 20/Tambakromo, Polsek Tambakromo, aparatur pemerintah, Perhutani, pelajar, relawan serta masyarakat.

Kasdim 0718/Pati Mayor Cba Maulana Muttaqin Fahmy memimpin langsung penanaman pohon tersebut.

Menurut Kasdim, kegiatan penghijauan yang melibatkan berbagai unsur, yang didalamnya termasuk para pelajar juga sebagai sarana edukasi kepada generasi muda tentang pentingnya kelestarian lingkungan hutan.

Alhamdulillah hari ini kami dari Kodim Pati bersama semua unsur ada Polri, aparat pemerintah, CDK 2, Cabang Dinas Kehutanan 2 Jawa Tengah, komunitas, relawan, pelajar dan masyarakat, guyup menanam pohon di desa Wukirsari kecamatan Tambakromo,” ungkap Kasdim.

Kasdim mengajak kepada masyarakat, bukan hanya menanam, tapi juga merawat tanaman tersebut, sehingga ada kesinambungan.

”Semoga pohon yang kami tanam ini dapat hidup, berkembang sehingga fungsi hutan dapat kembali normal dan diharapkan meminimalisir bencana terutama banjir bandang dan tanah longsor,” tandas dia.

Editor: Cholis Anwar

Komentar