Rabu, 21 Februari 2024

BPJS Ketenagakerjaan Kudus Sasar Pedagang dan Pekerja Serabutan

Vega Ma'arijil Ula
Rabu, 29 November 2023 15:46:00
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kudus, Mulyono Adi Nugroho. (Murianews/Vega Maarijil Ula)

Murianews, Kudus – BPJS Ketenagakerjaan di Kudus, Jawa Tengah berupaya menambah kepesertaan dengan menyasar pekerja informal. Di antaranya menyasar warga desa, para pedagang pasar, hingga pekerja serabutan.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kudus Mulyono Adi Nugroho mengatakan, pihaknya sedang fokus menambah kepesertaan di empat sektor. Yakni masyarakat desa, pekerja di pasar, pelaku UMKM, dan pekerja rentan.

Hal itu dilakukan agar mereka mendapatkan jaminan, sehingga dapat bermanfaat ketika sewaktu-waktu dibutuhkan.

”Intinya menyasar pekerja informal. Seperti pekerja rentan salah satunya pekerja serabutan yang penghasilannya tidak menentu juga menjadi fokus kami,” katanya, Rabu (29/11/2023).

Pihaknya juga terus menyosialisasikan program BPJS Ketenagakerjaan ke berbagai desa. Menurutnya masyarakat harus memiliki kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

”Manfaat yang didapatkan dengan mengikuti kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sangat banyak. Seperti yang terjadi saat ada atlet yang mengalami musibah di acara downhill kami berikan santunan kematian. Anaknya juga kami beri beasiswa,” sambungnya.

Dirinya menyebut untuk kepesertaan di sektor nonformal masih perlu ditambah lebih banyak lagi. Sedangkan untuk peserta di sektor formal dirasa sudah bagus.

”Penerima upah di sektor formal sudah bagus. Kalau di sektor informal masih perlu kami tambah kepesertaannya,” imbuhnya.

Sebagai penjelasan, BPJS Ketenagakerjaan memiliki lima program. Yakni jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan hari tua, jaminan pensiun, dan jaminan kehilangan pekerjaan.

Editor: Ali Muntoha

Komentar