Jumat, 23 Februari 2024

Koleksi Museum Kretek Dikonservasi oleh Tim Ahli

Yuda Auliya Rahman
Selasa, 27 Juni 2023 14:36:30
: Proses konservasi terhadap barang koleksi Museum Kretek oleh tim ahli atau konsevator dari Museum Ranggawarsita Semarang (Murianews/Yuda Auliya Rahman)
Murianews, Kudus – Beragam barang bersejarah tentang kretek yang di simpan di Museum Kretek Kudus dikonservasi oleh tim ahli. Konservasi ini dilakukan oleh tim ahli dari Museum Ranggawarsita Semarang selama dua hari, Senin - Selasa (26-27/6/2023). Kegiatan konservasi ini, merupakan bentuk kerjasama yang dilakukan antara pihak Museum Kretek, dan Museum Ranggawarsita. Ini juga merupakan upaya perawatan bagi benda-benda koleksi yang ada di Museum Kretek. Pada Selasa (27/6/2023) ada lima orang tim ahli dari Museum Ranggawarsita yang melakukan perawatan pada sejumlah barang koleksi yang ada di Museum Kretek. Pembersihan dan perawatan dengan detail terlihat dilakukan oleh sejumlah pria yang mengenakan jas berwarna putih. [caption id="attachment_391536" align="alignleft" width="1280"] : Proses konservasi terhadap barang koleksi Museum Kretek oleh tim ahli atau konsevator dari Museum Ranggawarsita Semarang (Murianews/Yuda Auliya Rahman)[/caption] Nurodo, salah satu Konsevator Tim Ahli Museum Ranggawarstita, mengatakan, konservasi ataupun perawatan ini dilakukan terhadap 43 koleksi yang ada di Museum Kretek. Diantatanya koleksi alat perajang cengkeh, alat pencacah tembakau, timbangan, souvenir sarana promosi kretek hingga sejumlah koleksi sejarah kretek yang lain. "Untuk tim konservasi melakukan perawatan selama dua hari pada 43 koleksi," katanya, Selasa (27/6/2023). BACA JUGA: Berbagai Jenis Tembakau Dipamerkan di Museum Kretek Secara umum, sambung dia, sejumlah koleksi yang ada di Museum Kretek dalam kondisi baik. Hanya memang perlu adanya perawatan detail agar koleksi tersebut semakin terjaga kondisinya dengan baik. "Bahan kayu kami inject dengan bahan anti rayap, ada sedikit lubang-lubang yang dulu pernah kami konservasi kami cek kembali masih dalam kondisi baik. Untuk yang dari logam kebanyakan itu pembersihan karat yang kami lakukan berulang kali agar maksimal," ujarnya. Sementara untuk restorasi terhadap barang koleksi, saat ini masih belum perlu dilakukan. Pasalnya di sejumlah koleksi sejarah kretek yang ada, masih tergolong utuh. "90 persen masih dalam keadaan utuh. Jadi restorasi belum kami lakukan. Konservasi itu, setelah dua kali dilakukan itu, setelahnya ideal dilakukan lagi maksimal dua tahun sekali," jelasnya.   Editor: Budi Santoso

Baca Juga

Komentar