Jumat, 23 Februari 2024

BNN Jateng Sebut 25 Desa di Kudus Rentan Penyalahgunaan Narkoba

Yuda Auliya Rahman
Kamis, 23 November 2023 16:47:00
Kepala BNN Jateng Brigadir Jenderal Polisi Agus Rohmat (Murianews/Yuda Auliya Rahman)

Murianews, Kudus - Badan Narkotika Nasional (BNN) Jawa Tengah menyebut ada 25 desa/kelurahan di Kabupaten Kudus yang rentan penyalahgunaan narkoba. Bahkan dua desa diantaranya berstatus bahaya.

”Di Kudus itu ada 25 desa atau kelurahan yang harus diwaspadai. 23 diantaranya masuk kategori waspada, dan 2 desa yang lain kategori bahaya. Karena disitu terindikasi banyak penyalahgunaan narkoba,” ujar Kepala BNN Jateng, Brigadir Jenderal Polisi Agus Rohmat saat ditemui di Pendapa Kudus, Kamis (23/11/2023).

Meski demikian, pihaknya enggan merinci nama-nama desa yang masuk dalam kategori waspada ataupun bahaya penyalahgunaan narkoba tersebut. Menurutnya, saat ini tengah dilakukan strategi-strategi untuk melakukan pencegahan dan pemberantasan di desa-desa tersebut.

”Kami belum bisa sebutkan sekarang. Karena itu merupakan strategi kita untuk melakukan pencegahan dan pemberantasan,” ungkapnya.

Pihaknya menjelaskan puluhan desa atau kelurahan desa di Kudus itu sangat perlu dilakukan intervensi peningkatan upaya pencegahan dan pemberantasan. Pihaknya juga telah meminta Pemkab Kudus untuk meningkatkan upaya tersebut baik internal pemerintahan ataupun di masyarakat.

”Bisa dilakukan pencegahan mulai dari kampanye anti narkoba, seminar, sosialisasi tentang bahasa narkoba,” ucapnya.

Selain itu, pembentukan Desa Bersinar atau bersih narkoba juga harus digalakkan lebih luas. Kemudian, peningkatan pemberdayaan masyarakat khusunya eks pecandu narkoba juga perlu diberikan skil keterampilan.

”Pemeriksaan urin juga bisa ditingkatkan, mulai di pemerintahan, mahasiswa ataupun masyarakat,” ujarnya.

Editor: Budi Santoso

 

Komentar