Kamis, 29 Februari 2024

Sandiaga Beri Sinyal ke PPP dan Siap Jadi Cawapres Ganjar

Zulkifli Fahmi
Kamis, 25 Mei 2023 16:21:11
Sandiaga Uno saat menghadiri sebuah acara di Pondok Pesantren Al Baqiyatussholihat, Bekasi. (Instagram/SandiagaUno)
Murianews, Surabaya – Sandiaga Uno memberikan sinyal akan bergabung ke PPP. Padahal, saat ini, ia dikabarkan tengah dekat dengan pengurus PKS. Sinyal itu terungkap usai menghadiri acara #DemiIndonesia di Unair Covention Center, Kamis (25/5/2023). Di kesempatan itu, Sandiaga juga merespon kesiapannya jadi Cawapres PPP mendampingi Ganjar Pranowo yang sudah diumumkan menjadi Capres oleh PDIP. ’’Itu tentunya ranahnya pimpinan PPP dan juga gabungan partai politik, karena PPP sudah menjalin kerja sama politik dengan PDIP dan itu tentunya kita hormati dan saya sangat mengapresiasi,’’ katanya, sepertinya dikutip dari Detik.com. Baca: Sandiaga: 60 Laporan Penipuan Tiket Coldplay Diterima Polisi Meski begitu, mantan Wakil Dewan Pembina Partai Gerindra itu akan menghormati keputusan PPP. Apakah nanti diusulkan jadi Cawapres mendapingi Ganjar Pranowo atau tidak. Sandiaga mengaku sadar diri pada posisinya. Keputusan usung-mengusung capres-cawapres juga hak penuh dari pimpinan partai koalisi. ‘’Saya sadar posisi. Saya tidak ingin mengambil ranah dan wewenang yang akan ditentukan oleh pimpinan partai politik,’’ tegasnya. Baca: Imbas Dipakai Sandiaga, Sepatu Endek Loka Swarna Jembrana Kebanjiran Pesanan Saat ini, Sandiaga mengaku masih memantapkan diri untuk menyamakan pemikiran dengan PPP. Ia juga memastikan keputusan bergabung dengan PPP pun akan diumumkan beberapa bulan ke depan. ’’Dan juga saya menyampaikan pemikiran-pemikiran untuk membawa percepatan pembangunan. Dan tentunya tahapan-tahapan itu memerlukan waktu. Tapi bisa dipastikan bahwa dalam beberapa bulan ke depan ini akan diputuskan. Jadi itu yang diharapkan, komunikasi yang semakin intens (dengan PPP),’’ sambungnya. Baca: Ganjar dan Sandiaga Uno Bertemu di Semarang, Ini yang Dibahas Sandiaga menyadari, ia baru sebulan meninggalkan Partai Gerindra yang membesarkan namanya. Untuk itu, ia tak mau buru-buru mendeklarasikan diri gabung PPP. ’’Dan tentunya baru satu bulan saya meninggalkan Partai Gerindra. Saya tidak ingin terburu-buru, tapi sudah ada kesesuaian pandangan (dengan PPP) dalam melangkah, dalam suatu pemikiran percepatan pembangunan,’’ tandasnya.

Baca Juga

Komentar