Kamis, 29 Februari 2024

Sandiaga Uno Disahkan Jadi Kader PPP Hari Ini

Zulkifli Fahmi
Rabu, 14 Juni 2023 11:29:05
Sandiaga Uno saat menghadiri Rapimnas Gerakan Pemuda Kabah (GPK). (Facebook Sandiaga Salahudin Uno)
Murianews, Jakarta – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno segera diumumkan menjadi kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) hari ini, Rabu (14/6/2023). Acara pengukuhan dijadwalkan digelar di DPP PPP Menteng, Jakarta Pusat, pukul 15.00 WIB. Prosesi pengukuhan ditandai dengan penyerahan Kartu Tanda Anggota (KTA) PPP pada Sandiaga Uno. Informasi acara pengukuhan Sandiaga Uno disampaikan PPP lewat akun Instagram @dpp.ppp. Di unggahannya, mereka memasang Sandiaga Uno sudah mengenakan jas hijau berlogo PPP. Baca: Sandiaga Uno Gabung PPP,  Ternyata Harus Ospek Dulu ”Ahlan wa sahlan @sandiuno di keluarga besar Partai Persatuan Pembangunan. Berjuang bersama untuk memenangkan PPP, satu tujuan menjemput kemenangan,” tulis PPP. Sandiaga Uno sebelumnya telah menjalani masa orientasi atau ospek untuk bergabung PPP. Dalam orientasi itu, Sandiaga mengaku punya banyak kesamaan visi dengan PPP. Sandiaga Uno juga dikabarkan masuk bursa Cawapres untuk mendampingi Ganjar Pranowo. Meski begitu, ia mengaku menyerahkan putusan itu pada partai bergambar kakbah tersebut. Ia pun iklas jika nantinya tak diusulkan jadi Cawapres.
Diketahui, Sandiaga Uno memutuskan keluar dari Partai Gerindra sejak akhir April 2023. Pada partai yang membesarkan namanya itu, Sandiaga Uno berpamitan dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto Sandiga Uno memutuskan keluar dari Gerindra sejak akhir April 2023. Ia juga sudah berpamitan dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto. Bersama Partai Gerindra, Sandiaga Uno dipasangkan dengan Anies Baswedan dalam Pilkada DKI Jakarta pada 2017 lalu. Saat itu, keduanya berhasil memenangkan Pilkada 2017. Kemudian, pada 2019, Sandiaga Uno mengundurkan diri sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta untuk maju di Pilpres 2019. Sandiaga Uno sebagai Cawapres mendampingi Capres Prabowo Subianto. Saat Pilpres itu, ia juga mengundurkan diri lantaran, partai pendukungnya tak mau Capres dan Cawapres yang diusung berada satu partai. Namun, di Pilpres itu, Prabowo-Sandiaga kalah dari pasangan Jokowi-Amin Ma’ruf.

Baca Juga

Komentar