Rabu, 28 Februari 2024

Endemi Bukan Berarti Covid-19 Hilang

Zulkifli Fahmi
Kamis, 22 Juni 2023 13:13:49
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito. (tangkap layar Youtube BNPB Indonesia)
Murianews, Jakarta – Pemerintah telah mencabut status pandemi Covid-19 dan menjadi endemi. Dalam situasi endemi Covid-19 masyarakat tetap diminta menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Itu diungkapkan Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito dalam konferensi pers yang disiarkan di kanal YouTube BNPB Indonesia, Kamis (22/6/2023). Baca: Jokowi Resmi Cabut Status Pandemi Covid-19 Wiku mengatakan, endemi bukan berarti penyakit Covid-19 hilang. Status itu menunjukkan bila risiko penularannya sudah menurun. Meski begitu, ia meminta masyarakat tetap menjaga diri agar selalu terhindar dari Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan. Yakni, memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. ”Memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak yang selalu diterapkan tiga tahun belakangan, seharusnya masyarakat sudah terbiasa untuk menerapkan PHBS dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya. Baca: Endemi, Penanganan Kasus Covid-19 Kini Tak Gratis Dalam menghadapi endemi, Wiku berharap masyarakat tetap menggunakan masker bila dalam kondisi tidak sehat dan berisiko tertular penyakit Covid-19. Ia juga mengimbau pengelola fasilitas publik untuk tetap melakukan upaya preventif guna pengendalian Covid-19. Selain itu, masyarakat kategori lansia dan penderita comorbid diminta tetap melaksanakan vaksinasi hingga booster kedua atau dosis keempat. ”Dengan PHBS, maka kesehatan masyarakat akan lebih terjamin,” ujarnya. Di kesempatan itu, Wiku menyebut dalam situasi endemi Covid-19, pelaksanaan vaksinasi dan penanganan pasien Covid-19 masih dijamin pemerintah sampai ada kebijakan baru yang diatur. ”Tanggung jawab masyarakat saat endemi sangat penting untuk saling melindungi supaya tidak tertular Covid-19,” ujarnya.  

Baca Juga

Komentar