Kamis, 29 Februari 2024

Kebakaran Hutan, Pintu Wisata Gunung Bromo Ditutup Sebagian

Zulkifli Fahmi
Sabtu, 2 September 2023 11:29:00
Layar tangkap video kebakaran hutan di Kawasan Gunung Bromo. (Murianews/Istimewa)

Murianews, Malang – Kebakaran hutan di Kawasan Gunung Bromo masih terjadi sejak Selasa (29/8/2023). Akibatnya, akses menuju Kawasan Wisata Gunung Bromo ditutup sebagian.

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru menutup pintu akses wisata itu untuk keamanan pengunjung. Ada beberapa pintu masuk yang ditutup, yakni dari Jemplang, Coban Trisula, dan Senduro.

”Untuk kelancaran upaya pemadaman serta memperhatikan keamanan pengunjung, maka kunjungan Wisata Bromo melalui pintu masuk Jemplang, Coban Trisula, dan Senduro ditutup untuk pengunjung,” tulis siaran pers yang ditandatangani Kepala Bagian Tata Usaha Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Septi Eka Wardhani itu.

Kawasan Wisata Bromo masih bisa dikunjungi melalui pintu Cemoro Lawang dan Wonokitri. Meski begitu, ada batasan tempat yang boleh dikunjungi. Wisata yang bisa dikunjungi yakni, Lautan Pasir menuju Gunung Batok dan Bongkah Dingklik sampai View Point Penanjakan.

’’Sedangkan dari Watu Singo hingga Jemplang serta Puncak B29 yang berasal dari Argosari, Lumajang ditutup untuk kunjungan wisata,’’ bunyi siaran pers tersebut.

Penutupan itu berlaku sejak Jumat 1 September 2023 mulai pukul 20.00 WIB sampai batas waktu yang belum bisa ditentukan.

“Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru mengimbauan masyarakat, pengunjung dan pelaku jasa wisata agar menjaga Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru dari kebakaran hutan dengan memperhatikan penggunaan api demi keselamatan, keamanan, dan kenyamaman bersama,” bunyi siaran pers tersebut.

Diketahui, kebakaran hutan dan lahan di Kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur masih belum bisa dipadamkan. Proses pemadaman diketahui menemui kendala.

Masuknya musim kemarau dan banyaknya tanaman yang kering jadi kendala proses pemadaman api. Itu diungkapkan Humas Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Endrip Wahyutama, Kamis (31/8/2023).

’’Angin kencang dan kondisi musim kemarau jadi banyak daun kering menyebabkan mudah terbakar,’’ terangnya dikutip dari PMJ News.

Sebagai informasi, kebakaran di Kawasan Gunung Bromo dilaporkan, Selasa (29/8/2023) pukul 23.30 WIB. Hingga kini, proses pemadaman masih dilakukan.

Wahyu mengatakan, proses pemadaman dilakukan di dua arah. Yakni di Wilayah Batungan dan di Blok Watugede.

’’Petugas masih difokuskan untuk pemadaman,’’ ucapnya.

Komentar