Senin, 4 Maret 2024

Ibu dan Dua Anak Tewas Tenggelam di Sungai Lusi Grobogan

Zulkifli Fahmi
Sabtu, 16 September 2023 14:09:00
Jenazah ibu dan dua anak korban tenggelam di Sungai Lusi turut Desa Menawan, Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan usai dievakuasi, Sabtu (16/9/2023). (Murianews/Istimewa)

Murianews, Grobogan –  Seorang ibu dan dua anaknya dilaporkan tewas tenggelam di Sungai Lusi Grobogan, Sabtu (16/9/2023) pukul 10.00 WIB. Korban tewas tenggelam setelah terpeleset saat mencari kerang di sana.

Peristiwa itu terjadi di Dusun Kayumas, Desa Menawan, Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Ada pun tiga korban tewas yakni, Sulikah (60), Sumini (35), dan Siti Ambar Wati (23).

Diketahui, ketiga korban masih satu keluarga yang tinggal di Dusun Kayumas Utara, Desa Menawan, Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Grobogan Endang Sulistyoningsih mengatakan, kejadian bermula saat para korban sedang mencari kerang di Sungai Lusi di dekat rumahnya, sekitar pukul 09.30 WIB.

”Saat itu, korban tiba-tiba terpeleset dan jatuh ke dalam sungai. Karena tak bisa berenang, korban pun tenggelam hingga meninggal dunia,” kata Endang Sulistyoning sih saat dikonfirmasi.

Kapolsek Klambu AKP Maarif menjelaskan, Sulikah bersama kedua anaknya Sumini dan Siti Ambar Wati mencari kerang di sungai dekat rumahnya.

Tiba-tiba, Sulikah terpeleset ke dalam cekungan sungai sedalam tiga meter. Melihat ibunya tenggelam, kedua anaknya Sumini dan Siti Ambar Wati berusaha menolong sang ibu.

Namun, naas keduanya justru ikut terseret dan tenggelam ke dalam sungai. Ketiganya pun tenggelam.

Insiden itu kemudian diketahui warga sekitar yang berada di dekat sungai. Melihat itu, warga tersebut kemudian berteriak meminta pertolongan.

Warga pun berbondong-bondong untuk mengevakuasi ketiga korban tersebut. Musibah itu kemudian dilaporkan ke Polsek Klambu. Sayang, nyawa tiganya tidak berhasil diselamatkan.

”Dari hasil pemeriksaan, ketiganya telah meninggal dunia karena tenggelam. Saat ini jenazah sudah diserahkan pada keluarga untuk dimakamkan. Keluarga telah menerimakan kejadian itu,” kata Maarif.

Komentar