Jumat, 1 Maret 2024

Miris! Bocah SD di Gresik Buta Permanen Usai Dicolok Tusuk Bakso

Zulkifli Fahmi
Senin, 18 September 2023 15:06:00
Ilustrasi bullying pada anak. (Pixabay)

Murianews, Gresik – Seorang bocah SD asal Gresik, Jawa Timur harus mengalami nasib pahit. Ia mengalami kebutaan akibat matanya dicolok tusuk bakso.

Peristiwa yang masih dalam penanganan polisi ini terjadi pada 7 Agustus 2023 lalu. Kala itu, sekolah tempat korban itu belajar sedang melaksanakan kegiatan Agustusan.

Ayah korban mengatakan, saat itu korban tiba-tiba ditarik siswa lain yang diduga kakak kelasnya. Ia ditarik di sebuah lorong antara ruang guru dan pagar sekolah. Di sana, korban dimintai uang jajan secara paksa.

”Karena enggak mau, wajah anak saya ditutupi tangan, kemudian tusuk bakso itu dicolok-colokan dari atas ke bawah di bagian mata kanan anak saya,” ungkapnya, melansir dari Detik.com, Senin (18/9/2023).

Korban pun lari ketakutan dan membasuh matanya dengan air. Saat itu, matanya berdarah hingga mengenai seragamnya.

”Waktu itu ada luka sedikit, karena di seragamnya itu ada bekas darah. Sekarang sudah bersih karena dicuci,” tambahnya.

Usai kejadian itu, korban menceritakan pada ayahnya mata kanannya tidak bisa melihat. Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Cahaya Giri untuk diperiksa.

”Saya bawa ke Rumah Sakit Cahaya Giri yang berada di Bringkang, Menganti. Kemudian dirujuk ke Rumah Sakit RSMM Jawa Timur hingga akhirnya dirujuk lagi ke RSUD dr Soetomo,” terangnya.

Berdasarkan pemeriksaan di RSUD Dr Soetomo, syaraf mata kanan anaknya mengalami kerusakan. Kondisi tersebut membuat mata kanan SAH tidak bisa melihat.

Peristiwa itu akhirnya dilaporkan ke Polres Gresik, Senin (28/8/2023). Itu setelah, keluarga korban berupaya meminta rekaman CCTV ke sekolah korban.

Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Aldhino Prima Wirdhan membenarkan telah menerima laporan itu. Pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan terkait kasus itu.

”Iya benar, saat ini masih kami selidiki. Kami masih mengumpulkan bukti-bukti dan memeriksa beberapa saksi,” kata Aldhino.

Buntut dari kasus itu, Umi Latifah, kepala sekolah tempat korban mengenyam pendidikan terancam dicopot dari jabatannya. Itu dilakukan setelah Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik mengkaji kasus tersebut.

”Kalau memang ada unsur kelalaian di sana, maka akan menjadikan pertimbangan kita untuk mencopot dia dari jabatannya sebagai kepala sekolah,” tegas Sekretaris Dispendik Pemkab Gresik Herawan Eka Kusuma.

Ia mengatakan, kepala sekolah akan diminta keterangannya terkait kasus tersebut. Pihaknya akan mendampingi dan menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut pada kepolisian.

”Kemarin sudah ada tim kita yang didampingi oleh pihak Polres dan Polsek. Karena kasus ini sedang ditangani Polres Gresik, kami menyerahkan sepenuhnya ke kepolisian,” tambahnya.

Selain itu, pihaknya akan mengevaluasi kejadian yang menimpa korban tersebut. Terutama, terkait masih adanya kasus perundungan atau bullying agar tidak terjadi di sekolah lain.

”Nanti akan kami buat program wajib untuk seluruh sekolah. Tujuannya pencegahan bullying,” tukasnya.

Diketahui, korban selama ini kerap di-bully dan dipalak di lingkungan sekolah. Korban yang masih duduk kelas 2 SD itu pun mengalami kebutaan permanen pada mata kanannya akibat dicolok pakai tusuk bakso.

Komentar