Jumat, 23 Februari 2024

Miris! Pelajar Disabilitas di Blora Jadi Korban Perkosaan

Zulkifli Fahmi
Rabu, 11 Oktober 2023 08:34:00
Ilustrasi pemerkosaan. (Freepik)

Murianews, Blora – Seorang pelajar dengan disabilitas di Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora menjadi korban perkosaan. Mirisnya, pemerkosaan dilakukan tujuh orang dan kini korban tengah hamil 7 bulan.

Direktur LBH Kinasi Agus Susanto mengatakan, kehamilan korban diketahui dari kecurigaan para tetangganya. Sebab, korban tidak merasa dirinya telah hamil.

”Korban telah dipanggil dan diperiksa. Untuk membuktikan kecurigaan tersebut, korban dibawa ke puskesmas untuk diperiksa bidan. Keluarga korban syok dan sudah lapor September lalu. Kini ditangani pihak berwajib,” jelasnya dikutip dari Detik.com, Rabu (11/10/2023).

Dari hasil pemeriksaan polisi, terungkap ada tujuh orang yang menjadi pelaku pemerkosaan itu. Peristiwa pemerkosaan dilakukan dengan waktu dan tempat yang berbeda.

”Pemerkosaan dilakukan tujuh orang, ada satu orang yang tega melakukannya sebanyak sembilan kali. Terkini, ada terduga pelaku kabur dan dalam pencarian,” terangnya.

Saat ini korban masih dalam pendampingan, salah satunya Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A).

”Kami sudah melakukan pendampingan kepada korban. Kami sudah menangani psikologis korban dengan pihak RSUD,” tutur Plt Kepala Dinsos P3A Luluk Kusuma.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Blora AKP Selamet mengatakan, memang kasus tersebut saat ini sedang ditangani oleh pihaknya.

”Statusnya sidik. Tunggu saja dalam minggu ini ada progres,” jelasnya.

Komentar