Jumat, 23 Februari 2024

GEMBLUNG! Pelajar di Surabaya Nekat Buka Bisnis Open BO

Zulkifli Fahmi
Rabu, 1 November 2023 12:16:00
Ilustrasi Borgol. (Freepik)

Murianews, Surabaya – Kepolisian Surabaya berhasil membongkar praktik prostitusi online di Kawasan Pelabuhan Tanjung Perak. Mirisnya, bisnis haram ini dikelola seorang pelajar berinisial IP (17).

Bisnis Open Booking Online (Open BO) ini terbongkar setelah polisi melakukan patroli siber. Polisi kemudian berhasil melacak ponsel IP.

Pelaku akhirnya diamankan saat berada di sebuah hotel kawasan Brata Jaya, Kecamatan Gubeng, Kota Surabaya, Kamis (12/10/2023) lalu.

Dalam aksinya, pelaku menawarkan dua perempuan yang masih pelajar berinisial CH dan DM lewat akun Instagram. Tarif yang ditawarkan ke pelanggan yakni antara Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta.

”Jadi langsung kami dalami dan kami tangkap IP karena melakukan prostitusi online anak dibawah umur,” kata Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Ipda Yoga Prihandono dikutip dari BeritaJatim, Rabu (1/11/2023).

Saat diperiksa, pelaku dan kedua korban berkenalan melalui media sosial. Kemudian, pelaku menawarkan pekerjaan pada korban sebagai pemandu lagu. Namun, korban tak tahu akan dijual.

”IP membujuk kedua korbannya untuk melayani sebagai LC, tapi ternyata tidak seperti kenyataannya,” katanya.

Dalam pengakuannya, pelaku sudah menjual korban pada hidung belang sebanyak dua kali. Bahkan, uang yang diperoleh tidak diberikan pada korban.

Pelaku mengaku nekat melakukan bisnis prostitusi online tersebut untuk memenuhi kebutuhan hidup dan mentraktir temannya dugem.

”Dengan majunya dan pesatnya teknologi berdampak negatif ke anak, saya harap orang tua memberi pengawasan lebih kepada anak-anaknya. Jangan sampai kejadian seperti ini terulang kembali,” tutupnya.

Kini pelaku hanya bisa menyesali perbuatannya. Tersangka terancam Pasal 76F Juncto 83 UU nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

Komentar