Rabu, 21 Februari 2024

Biaya Haji 2024 Diusulkan Naik Rp 105 Juta Per Orang

Zulkifli Fahmi
Senin, 13 November 2023 23:33:00
Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas. (Murianews/Yuda Auliya Rahman)

Murianews, Jakarta – Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengusulkan biaya haji perorang pada 2024 sebesar Rp 105.095.032,34. Usulan itu disampaikan saat rapat pembentukan Panitian Kerja (Panja) Biaya Penyelenggaran Ibadah Haji (BPIH) 2024.

Anggaran sebesar itu nantinya dibagi menjadi dua komponen, yakni yang dibebankan langsung pada jemaah haji (Biaya Perjalanan Ibadah Haji, red) dan yang dibebankan pada dana nilai manfaat (optimalisasi).

Yaqut mengatakan, dalam menyusun anggaran yang diusulkan itu, pemerintah menggunakan asumsi nilai tukar kurs dollar terhadap rupiah sebesar Rp 16.000. Sedangkan asumsi nilai tukar SAR (Riyal Arab Saudi) terhadap rupiah sebesar Rp 4.266.

”Pemerintah mempertimbangkan prinsip efisiensi dan efektivitas dalam menentukan komponen BPIH, sehingga penyelenggaraan ibadah haji dapat terlaksana dengan baik, dengan biaya yang wajar,” jelasnya dikutip dari laman Kemenag.

BPIH itu nantinya digunakan untuk membiayai beberapa komponen, seperti biaya penerbangan, akomodasi, konsumsi, transportasi, pelayanan di embarkasi, debarkasi, imigrasi, layanan Armuzna (Arafah-Muzdalifah-Mina), premi asuransi, pelindungan, dokumen perjalanan, living cost, dan pembinaan jemaah haji.

”Komponen biaya penerbangan haji disusun per embarkasi dengan memperhatikan jarak dari masing-masing embarkasi ke Arab Saudi,” terang Menag.

Untuk diketahui, Indonesia mendapatkan kuota Haji sebanyak 241.000 orang. Rinciannya, sebanyak 221.720 orang masuk dalam kuota haji regular, dan 19.280 orang masuk kuota haji khusus. Mereka nantinya terbagi dalam 598 kelompok terbang (kloter).

Komentar